alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tim Gabungan Copot 601 APK Melanggar Aturan Wali Kota Semarang

Angga Rosa
Tim Gabungan Copot 601 APK Melanggar Aturan Wali Kota Semarang
Petugas Satpol PP Kota Semarang bersama tim gabungan mencopot APK yang melanggar Perwal Nomor 65 Tahun 2018 di salah satu sudut kota, Kamis (7/2/2019). FOTO/IST

SEMARANG - Tim gabungan yang terdiri dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Kesbangpol, Satpol PP Kota Semarang dan instansi terkait menertibkan alat peraga kampanye (APK) pemilu yang pemasangannya melanggar Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 65 Tahun 2018, Kamis (7/2/2019).  

Dalam melakukan penertiban, petugas menyisir wilayah barat, utara, selatan dan timur kota Semarang. Hasilnya, petugas mencopot 601 APK yang melanggar ketentuan. Ratusan APK tersebut kemudian diamankan di Kantor Bawaslu Kota Semarang.

Anggota Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti mengatakan, penertiban APK ini merupakan periode ketiga. Pada 2018 lalu, tim gabungan sudah menertibkan sebanyak 4.607 APK yang pemasangannya melanggar ketentuan. (Baca juga: Diikat ke Tiang Listrik, Sembilan Alat Peraga Kampanye Ditertibkan)



"Selain itu, kami juga menertibkan 50 mobil angkutan umum yang berbranding peserta Pemilu 2019. Sedang pada penertiban hari ini, kami menertibkan 601 APK. Sebagian besar APK yang ditertibkan dipasang di batang pohon dengan cara dipaku," ujarnya.

Menurut dia, pekan depan pengawas Pemilu di tingkat kelurahan dan kecamatan akan melakukan penertiban APK di wilayahnya masing-masing. Bawaslu sudah melakukan identifikasi APK yang diduga melanggar ketentuan yang tersebar di perkampungan di Kota Semarang.

"Kami sudah mengirim surat pemberitahuan kepada masing-masing partai politik untuk menertibkan secara mandiri. Jika dalam waktu 3x24 jam APK yang melanggar ketentuan belum dicopot, maka tim gabungan akan melakukan penertiban," katanya.



(AMM)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif