alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Umat Katolik Ikuti Misa Malam Natal di Gereja St. Ignatius Sleman

Priyo Setyawan
Umat Katolik Ikuti Misa Malam Natal di Gereja St. Ignatius Sleman
Umat Katolik mengikuti misa ekaristi malam Natal di Gereja St.Ignatius, Temanggal, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (24/12/2019) malam. Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan

SLEMAN - Ribuan umat Katolik, mulai dari orang tua sampai anak-anak, mengikuti perayaan ekaristi malam Natal di Gereja St. Ignatius, Temanggal, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (24/12/2019) malam. Untuk menampung jemaat, panitia menyediakan tenda dan kursi di samping kanan kiri dan depan halaman dalam serta di depan halaman luar gereja. Meski begitu misa tetap berlangsung khidmat.

Misa malam Natal yang dimulai pukul 18.00 WIB dan berakhir pada pukul 20.00 WIB tersebut dipimpin Romo Thomas Ferry Suharto, PFM. Adapun tema Natal yang diusung umat Katolik tahun 2019 adalah Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Umat.

Untuk keamanan selama misa, beberapa personel polisi dibantu keamanan internal gereja serta Banser NU berjaga-jaga di sekitar gereja.



Romo Thomas Ferry Suharto dalam khotbahnya me ngajak umat untuk mengembangkan kebaikan dan tidak mencari kesalahan orang lain. Hal ini bisa dimulai di dalam keluarga, yaitu dengan memberikan apresiasi kepada anggota keluarga yang telah membuat kebaikan. Dengan begitu kebaikan akan terus berkembang dan hasilnya damai sejahtera.

"Bukan sebaliknya mencari kejelekannya tetapi kebaikan orang lain," paparnya.

Natal juga mengajak untuk menemukan bintang di tengah kesederhanan untuk menyatukan kedamaian, yaitu dengan memuji dan memuliakan Tuhan, membawa damai sejahtera. Untuk memuji dan memuliakan bukan dengan perkataan, melainkan dengan tindakan atau perbuatan serta menemukan kebaikan yang telah dilakukan sesama manusia.

"Jika kita melakukan itu berarti kita telah membuat kandang Natal yang menyatukan kedamaian. Semoga kita memuji dan memuliakan Allah dengan menyejahterakan, membahagikan dan mengembirakan sesama manusia. Tuhan memberkati," Romo Ferry mengakhiri khotbahnya.



(amm)