alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

UGM Gandeng Dewan Pers Beri Pendidikan Pers Bagi Mahasiswa

Priyo Setyawan
UGM Gandeng Dewan Pers Beri Pendidikan Pers Bagi Mahasiswa
Rektor UGM Prof Panut Mulyono (kanan) dan ketua Dewan Pers Prof M, Nuh saat melakukan penandatangan MoU di kantor Dewan Pers akarta, Selasa (10/12/2019).FOTO : DOK Humas UGM

YOGYAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dewan Pers menjalin kerjasama untuk memberikan pendidikan pers kepada mahasiswa. Sebagai tindaklanjutnya Rektor UGM Prof Panut Mulyono dan ketua Dewan Pers Prof M Nuh melakukan penandatangan kesepakatan tersebut di kantor Dewan Pers Jalan Kebon Sirih 32-34 Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Kerja sama antara UGM dan Dewan Pers tersebut meliputi Pengembangan Pendidikan Pers Pancasila, Pembinaan dan Pemberdayaan Pers Mahasiswa serta Pendidikan mengenai Penyelesaian Sengketa Pers.

Kabag Humas UGM, Iva Ariani mengatakan jalinan kerjasama antara UGM dan Dewan Pers ini sebagai bentuk pemahaman bahwa kemerdekaan pers memerlukan kemampuan kompetensi yang tinggi bagi jurnalis.



Di mana untuk mendapatkan kompetensi tersebut, di antarnya diperoleh jurnalis saat mereka masih belajar di kampus. Sehingga UGM merasa perlu untuk berinisiatif memberikan kontribusi dalam pendidikan pers di kalangan mahasiswa. “Hal itulah yang menjadi latar belakang adanya MoU ini,” kata Iva saat dihubungi SINDOnews, Selasa (10/12/2019) sore.

Rektor UGM, Panut Mulyono, mengatakan UGM sebagai institusi pendidikan selalu mengingatkan agar para pegiat pers khususnya pers mahasiswa untuk kritis, namun terarah dalam melakukan aktivitas.

“Di sinilah peran Dewan Pers sangat diperlukan untuk membuat kehidupan pers di kampus lebih semarak lagi,” terang Panut dalam siaran Persnya yang diterima SINDOnews, Selasa (12/10/2019) malam.

Ketua Dewan Pers, M. Nuh, mengatakan Dewan Pers ikut bertanggung jawab dalam meningkatkan kemerdekaan pers yang berkualitas. Salah satu hal yang menentukan berkualitasnya pers Indonesia tersebut diantaranya ditentukan dari kompetensi para jurnalis.

“Kualitas pers ditentukan oleh kompetensi dari para jurnalisnya dan itu ditentukan sejak ia belajar menjadi mahasiswa. Kita mengapresiasi UGM karena menjadi inisiator pengembangan pendidikan pers mahasiswa,” kata Nuh.

Sementara itu, Dirjen Informasi Komunikasi Publik (KIP), Widodo Muktiyo, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan MoU antara Dewan Pers dengan perguruan tinggi, termasuk UGM, menjadi sangat penting karena banyak media yang kompetensi jurnalisnya sering diragukan.

“Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi jembatan hubungan media dengan dunia kampus,”papar Widodo.



(nun)

loading...