alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jaksa dan Pegawai Pajak Turun ke Jalan Ingatkan Bahaya Korupsi

kuntadi
Jaksa dan Pegawai Pajak Turun ke Jalan Ingatkan Bahaya Korupsi
ilustrasi : DOK Sindonews

KULONPROGO - Sejumlah jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulonprogo dan pegawai pajak di Kantor Pajak Pratama (KPP) Wates melakukan aksi turun ke jalan, untuk mengkampanyekan gerakan anti korupsi.

Mereka menyapa masyarakat dan pengguna jalan untuk mengingatkan akan bahaya korupsi. Tak lupa mereka memberikan souvenir, stiker, tas dan kaos agar menghindari kegiatan korupsi.

Di Kejari Kulonprogo, peringatan Hari Anti Korupsi dipusatkan di halaman Kejaksaan dengan menggelar upacara. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Kejaksaan Kulonprogo Widagdo Mulyono Petrus. Usai upacara, para jaksa ini mmebagikan stiker, kaos dan tas kepada pengguna jalan yang melintas di depan kejaksaan Kulonprogo.



“Kami membutuhkan peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi,” jelas Kajari Widagdo, di dampingi oleh Kasi Intel Kejari Kulonprogo Yogi Andiawan Sagita, Senin (9/12/2019).

Pemberantasan tindak pidana korupsi, kata dia, tidak hanya tanggung jawab para penegak hukum tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat. Peringatan Hari Anti Korupsi pada 9 Desember ini, menjadi pemicu untuk terus semangat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Jaksa juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat serta mengingatkan jika korupsi mengancam sendi2-sendi pembangunan bangsa.

“Kita tengah menangani dugaan penyelewengan APBDes Banguncipto tahun anggaran 2014 sampai 2018 dan sudah ada menetapkan tersangka,” jelasnya.

Upaya edukasi juga dilakukan dengan melaksanakan program-program penyuluhan hukum maupun progam Kantin Kejujuran di 5 SMP. Ini menjadi wadah edukasi dini terhadap para pelajar dan memberikan semangat kejujuran dan anti korupsi.

Sementara itu Puluhan karyawan Kantor Pajak Pratama (KPP) Wates turun ke jalan untuk mengkampanyekan gerakan anti korupsi di simpang lima Wates, kulonprogo. Mereka membagikan souvenir dan mengajak masyarakat untuk tidak melakukan korupsi dan bersama-sama dalam memberantas korupsi. Mengusung tema “Tanpa Korupsi DJP Kuat, Indonesia Maju,” mereka ingin mengajak masyarakat untuk memerangi korupsi.

“Korupsi adalah kejahatan yang harus diperangi. Korupsi ada disekitar kita baik besar ataupun kecil,” jelas Kepala KPP Pratama Wates Herlin Sulismiyarti, di sela memimpin aksi, Senin (8/12/2019).

Menurutnya, korupsi adalah kejahatan yang merugikan bangsa. Masyarakat harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk memberantas korupsi. Tidakhanya merusak ekonomi bangsa, namun juga menghancurkan masa depan bangsa.

“Kami ingin masyarakat sadar akan bahaya korupsi dan ikut bersama-sama memerangi korupsi,” terangnya.

Di KPP Pratama Wates, kata dia, saat ini telah mendapatkan zona integritas wilayah bebas korupsi selama dua tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat gratis dan bebas dari pungutan. Penguatan kepada internal juga dengan melakukan bintek perpanjakan hingga invest training.“Kita harus berani katakana Indonesia kita, tana korupsi,” jelasnya.

Korupsi menjadi ancaman bagi kelangsungan bangsa. Jangan sampai apa yang diperoleh negara untuk membangun malah duikorupsi.

Salah satu pengguna jalan, Agus Sutopo mengapresiasi apa yang dilakukan oleh KPP Pratama Wates. Setidaknya melalui peringatan ini, masyarakat akan semakin sadar akan bahas korupsi. “Bagus ya, ini bisa menyadarkan masyarakat untuk ikut memberantas korupsi,” ujarnya.



(nun)

loading...