alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Biar Dibebaskan, Pencuri Motor ini Mengaku Penderita HIV

Priyo Setyawan
Biar Dibebaskan, Pencuri Motor ini Mengaku Penderita HIV
Petugas menunjukkan tersangka pencurian di Mapolsek Bulaksumur, Sleman, Senin (9/12/2019). FOTO : SINDOnews/Priyo Setyawan

SLEMAN - SA, 41, warga Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) tertangkap mencuri sepeda motor di parkiran UGM. Agar dibebaskan, pelaku awalnya berpura-pura mengindap penyakit HIV. Namun sepandai-pandainya tupai melompat suatu saat akan jatuh jua. Polisi tak terkecoh dan tetap menahan SA untuk diproses mempertangungjawabkan perbuatanya itu.

Kapolsek Bulaksumur, Sleman Kompol Sugiarto mengatakan kasus ini terungkap saat SA melakukan curanmor sepeda mator matic AB 4495 RX di kampus UGM, Sabtu (30/11/2019). Oleh SA motor itu dijual ke Surabaya. Setelah menjual sepeda motor, SA kembali ke Yogyakarta. Uang itu digunakan untuk menginap di hotel dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah uang habis SA kembali melakukan percobaan pencurian di kampus UGM, Jumat (6/12/2019).

Tindakan itu berhasil diketahui petugas keamanan kampus dari gerak geriknya. SA kemudian diamankan di lokasi kejadin dan dilaporkan ke polsek Bulaksumur. "SA ditangkap dari rekaman CCTV, karena pakaian yang digunakan pelaku sama saat melakukan pencurian pertama. SA belum sempat mengambil baru mondar-mandir di parkiran," kata Sugiarto



Sugiarto menjelaskan saat ditangkap itu SA mengaku mengidap prnyakit HIV. Namun, petugas tidak begitu saja mempercayai ucapan SA. Untuk itu melakukan pengecekan di rumah sakit dan tenyata hasilnya negatif tidak ditemukan tanda-tanda penyakit di tubuh SA. “Pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pemcurian dengan ancaman 5 tahun penjara,” paparnya.

Kanit Reskim Polsek Bulaksumur Iptu Fendi Timur menambahkan masih melakukan pengembangan penyelidikan, sebab dari hasil pemeriksaan SA merupakan residivis dan di sel di rutan Salemba. "Di Yogya SA ini tidak punya pekerjaan tetap dan tidak punya tempat tinggal. Pekerjaannya ya mencuri," tambahnya.

Kepada petugas SA mengatakan motor itu dijual ke Surabaya Rp1,5 juta. Uang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan biaya hidup selama di Yogyakarta.



(nun)

loading...