alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Residivis Ini Curi Motor untuk Bayar Utang Biaya Nikah

Priyo Setyawan
Residivis Ini Curi Motor untuk Bayar Utang Biaya Nikah
Petugas menunjukkan tersangka curanmor di Mapolsek Bulaksumur, Sleman, Kamis (5/12/2019).FOTO : SINDOnews/Priyo Setyawan

SLEMAN - Masyarakat harus teliti saat memarkir kendaraan di tempat umum. Pastikan dalam posisi aman, termasuk tidak lupa mengambil kunci kendaraan. Sebab kondisi itu sering dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan tindak pencurian.

Hal ini, seperti yang dilakukan SP,46, warga Gondang, Klaten. Melihat ada motor matic dengan kunci masih menempel di parkiran, UGM, dia langsung mencurinya .

Atas tindakannya itu, SP sekarang ditahan di Mapolsek Bulaksumur, Sleman. Petugas juga mengamankan sepeda motor matic nopol AB 6041 IY yang dicuri SP sebagai barang bukti (BB).



Kapolsek Bulaksumur, Sleman Kompol Sugiarto mengatakan, pencurian ini berawal saat Florencia, 21 warga lampung pemilik sepeda motor matic itu, ke UGM untuk mengikuti seminar, Sabtu (30/11/2019). Setelah sampai di parkiran langsung menuju tempat seminar. Namun lupa mengambil kunci motornya.

Ada kunci yang tertinggal di motor oleh SP yang memang mencari motor yang kuncinya tertinggal di parkiran kampus, setelah situasi aman kemudian dicurinya. Sehingga saat pemilik motor selesai seminar dan kembali ke parkiran, melihat sepeda motornya sudah tidak ada di tempat awal.

“Pemilik motor kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Bulaksumur,” kata Sugiarto, Kamis (5/12/2019)

Sugiarto menjelaskan mendapat laporan tersebut, petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Yaitu dengan memeriksa pelapor dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian dan berhasil mengamankan di seputaran kampus UNY saat akan mencuri sepeda motor, Rabu (4/12/2019).

“SP di jerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan penjara,” terangnya.

Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur, Sleman, Iptu Fendi Timur menambahkan masih melakukan pengembangan kasus ini. Sebab dari hasl pemeriksaan SP merupakan residivis dalam kasus yang sama, yaitu mencuri motor dengan kunci yang masih tetringgal di parkiran dan baru keluar dari tahanan Juli 2018.

SP kepada petugas mengatakan melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan untuk bayar hutang dan kebutuhan hidup. Motor itu digadikan Rp3 juta di wilayah Klaten. “Saya mempunyai hutang Rp15 juta pada rentenir untuk biaya pernikahan belum lama ini,” akunya.



(nun)

loading...