alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sepakbola, Sebotol Berdua Jawa-Papua

Taufik Budi
Sepakbola, Sebotol Berdua Jawa-Papua
Momen kebersamaan antar pemain bola yang terekam kamera wartawan. FOTO : iNews.tv/Taufik Budi

SEMARANG - Peristiwa menarik terekam saat pertandingan sepakbola memperebutkan piala Kapolda Jawa Tengah di Lapangan Leboh Raya, Pedurungan, Kota Semarang, Jateng. Bukan sekadar menjadi tontonan seputar sportivitas melainkan juga kerukunan.

Turnamen ini diikuti oleh empat kesebelasan ini terdiri dari mahasiswa dan pelajar asal Papua yang menimba ilmu di Semarang. Di antaranya GMC FC, Amor FC, Friday FC, serta satu tim dari Polda Jateng. Masing-masing tim berjuang keras di lapangan hijau untuk menjebol gawang lawan.

Saat peluit wasit berbunyi sebagai tanda istirahat setelah menyelesaiakn babak pertama, kedua tim yang berlawan berbaur untuk mengambil makanan dan minuman. Beragam buah di keranjang menjadi santapan kedua tim yang sama-sama bermandikan keringat.



Termasuk sebotol minuman air dingin menjadi pelepas dahaga yang diminum secara bergantian. Banyolan-banyolan segar mengundang tawa kedua tim sembari menunggu peluit wasit, agar mereka kembali berhadapan melajutkan babak kedua.

“Kegiatan ini sesuai perintah dari Bapak Kapolda Jateng, untuk secara intens melakukan komunikasi dengan adik-adik pelajar yang berasal dari Papua yang ada di Kota Semarang, sehingga diharapkan jika berhadapan atau ketemu dengan polisi tidak takut," ungkap Kasubdit 1 Direktorat Intelkam Polda Jateng AKBP Arif Setiawan, Sabtu (30/11/2019).

Dia melanjutkan, ke depan tidak hanya sepakbola yang dijadikan media komunikasi dengan para pelajar asal Papua. Polisi akan aktif menjalin koordinasi serta membantu dalam hal pendidikan. "Nanti akan kita bantu dalam soal pendidikan. Diharapkan mereka ini nyaman dan betah dalam menuntut ilmu di sekolah," imbuhnya.

Rencanaya partai final sekaligus penyerahan piala akan langsung diberikan Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel pada Minggu 1 Desember. "Turnamen sepakbola antarmahasiswa dan pelajar Papua pererat semangat kebangsaan dan kebhinekaan,” ucap Rycko.



(nun)

loading...