alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Madrasah di Semarang Ini Sediakan Pembayaran PPDB Pakai GoPay

Ahmad Antoni
Madrasah di Semarang Ini Sediakan Pembayaran PPDB Pakai GoPay
MI Miftahul Akhlaqiyah Ngaliyan Semarang kini menyediakan opsi pembayaran dengan GoPay pada seleksi calon peserta didik baru. Foto/IST

SEMARANG - Bayar biaya sekolah menggunakan GoPay ternyata tak sekedar cuitan netizen. Di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Akhlaqiyah, Ngaliyan, Semarang kini menyediakan opsi pembayaran dengan uang elektronik yang disediakan oleh GoJek pada seleksi calon peserta didik baru.

Hal itu bisa dilihat dalam flyer di sosial media dan website sekolah tingkat dasar tersebut. Kepala MI Miftahul Akhlaqiyah Ngaliyan, Miftahul Arief membenarkan dan menjelaskan bahwa opsi tersebut dimaksudkan untuk memberikan kemudahan, terutama dalam hal pembayaran bagi para calon orang tua yang hendak mendaftarkan anaknya masuk sekolah tersebut.

"Kita menyesuaikan era, karena mindset orang tua sekarang adalah serba cepat dan instan, ojek saja bisa bayar online kenapa pendidikan tidak?," kata Arief dalam siaran pers, Jumat (29/11/2019).



Menurutnya, dengan cara tersebut calon orang tua siswa tak harus datang ke madrasah untuk sekedar membayar biaya pendaftaran. Sehingga ini bisa memudahkan calon wali murid yang sibuk.

"Kami memahami kendala calon orang tua siswa yang memiliki keterbatasan waktu, market kami kan warga perkotaan dengan aneka rupa pekerjaan yang terpancang dengan target dan waktu," ujarnya.

Arief mengungkapkan, kendala lain selama ini adalah banyak calon orang tua siswa yang sudah terlanjur datang ke madrasah tapi tidak membawa uang tunai atau membawa tapi jumlahnya kurang.

Selain GoPay, dalam pembayaran pendaftaran siswa madrasah yang dibuka mulai Desember ini juga disediakan beberapa opsi pembayaran uang elektronik lain, di antaranya OVO, Linkaja, dan Dana. Di samping itu juga ada pembayaran dengan transfer bank. Beberapa opsi ini, lanjut Arief, akan dikembangkan untuk pembayaran SPP siswa.

Kemudahan calon orang tua siswa tak hanya dalam hal pembayaran, mereka juga cukup mendaftar melalui formulir yang dapat diisi sendiri. Beberapa berkas yang selama ini disetor dalam bentuk fotokopi cukup diunggah melalui ponsel. "Paperless, tak ada kertas yang harus disetorkan sebagaimana selama ini, semua menggunakan daring," katanya.



(amm)

loading...