alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

12.000 Pohon Hijaukan Mapolda Jateng dan 43 Mapolres di Jawa Tengah

Ahmad Antoni
12.000 Pohon Hijaukan Mapolda Jateng dan 43 Mapolres di Jawa Tengah
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji menanam pohon di halaman depan Masjid At Taqwa Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (28/11/2019). Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni

SEMARANG - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) terus berupaya mengurangi dampak pemanasan global melalui program Djarum Trees For Life. Bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) sebanyak 12.000 pohon ditanam di seluruh lingkungan Polda Jawa Tengah.

Seremoni penanaman dilakukan Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji di halaman depan masjid At Taqwa Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (28/11/2019). "Kami melakukan kemitraan ini selain untuk mendukung program penghijauan yang telah dilakukan oleh Djarum Foundation, juga untuk menunjukkan bagaimana elemen masyarakat yang berbeda bisa berkolaborasi untuk lingkungan yang lebih baik," kata Kapolda.

Selain menanam, BLDF bersama pengelola Mapolda Jateng untuk melakukan perawatan pada pohon–pohon tersebut hingga tiga tahun ke depan. Tak hanya menanam, pengelola Mapolda Jateng pun akan mengikuti serangkaian pelatihan pembibitan dan juga perawatan. (Baca juga: Ciptakan Lingkungan Asri, Mapolres Salatiga Ditanami Pohon Peneduh)



"Selain melakukan penanaman, kami juga ingin belajar dari Djarum Foundation bagaimana kita menjaga lingkungan agar tetap hijau, pembibitan, penanaman dan perawatan pohon," ujar mantan Gubernur Akpol ini.

Untuk diketahui, penanaman ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polda Jateng dengan BLDF tentang Penghijauan di Lingkungan Markas dan Asrama Polda Jateng yang sudah ditandatangani kedua pihak pada 19 November lalu.

"Ini merupakan salah satu wujud komitmen Bakti Lingkungan Djarum Foundation untuk terus melakukan pelestarian lingkungan dan mengurangi dampak pemanasan global. Kami pun menyambut baik kesamaan visi dan misi dari Polda Jateng untuk sama-sama menjaga bumi demi terus terjaganya lingkungan hidup demi masa depan," kata FX Supanji.

Menurutnya, pemilihan Trembesi tak lepas dari efektivitas pohon berjuluk Ki Hujan atau Rain Tree ini yang sangat unggul dalam menyerap gas CO2. Satu pohon dewasa mampu menyerap 28,5 ton CO2 pertahun. "Bentuk pohon seperti kanopi atau payung raksasa ini juga bisa menurunkan suhu udara hingga 4 derajat Celcius di bawah kerindangannya," ujarnya.

Tidak hanya menanam Trembesi atau Ki Hujan, BLDF juga akan menanam berbagai jenis pohon seperti pohon pohon Flamboyan, Pule, Tabebuia, Pohon Asem, Pohon Anggur Laut dan Bunga Kupu-Kupu.



(amm)