alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Siap Maju Pilwalkot Solo, Gibran Mendaftar ke PDIP Tanpa Calon Wakil

Ary Wahyu Wibowo
Siap Maju Pilwalkot Solo, Gibran Mendaftar ke PDIP Tanpa Calon Wakil
Gibran Rakabuming Raka kembali buka suara terkait rencananya maju sebagai dalam Pilwalkot Solo. FOTO/ANTARA/Aprillio Akbar

SOLO - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka kembali buka suara terkait rencananya maju sebagai dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo. Ia berencana mendaftar tanpa calon wakil ke DPD PDIP Jawa Tengah.

"Nanti kalau daftar pasti ngabari. Kalau saya berangkat pasti dikabari semua," ujar Gibran usai mengisi acara kewirausahaan di De Tjolomadoe, Solo, Senin (25/11/2019).

Setelah pulang dari Semarang, Gibran juga berjanji untuk siap bertemu dengan wartawan. Gibran mengaku akan mendaftar sendiri tanpa pasangan bakal calon Wakil Wali Kota (cawalkot). (Baca juga: Gibran Siap Maju Pilwalkot Solo, Maruarar Sirait Sebut Sosoknya Unik)



Ayah Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah ini enggan menyebut siapa bakal cawalkot yang digadang-gadang bisa mendampingi dirinya. Termasuk apakah dari kalangan muda atau sosok yang sudah matang. "Nanti aja kan waktunya masih lama," ucapnya.

Disinggung mengenai cuitan musisi Iwan Fals di Twitter yang mengomentari rencana Gibran maju Pilwalkot Solo dan kemungkinan bisa mengikuti jejak ayahnya, Jokowi menjadi Presiden di tahun 2024, suami Selvi Ananda ini mengaku belum baca. Namun ia menyinggung mengenai syarat umur minimal calon presiden yang akan maju.

Gibran kembali menegaskan bahwa dirinya baru mau fokus untuk maju dalam Pilwalkot Solo. Namun dirinya mengucapkan terima kasih kepada Iwan Fals terkait cuitan di media sosial. (Baca juga: PKB dan PKS Beri Sinyal Dukung Gibran di Pilwalkot Solo)

Ketika didesak mengenai kemungkinan suatu saat maju dalam Pilpres, Gibran menegaskan bahwa semuanya bertahap dari kota kecil dulu. "Ya nanti, waktunya masih panjang. Daftar wali kota saja belum kok ngomongi presiden," katanya.

Mengenai postingan Veronica Koman yang mengaitkan patung Jenderal Sudirman di Istana dengan istilah oligarki, Gibran kembali menegaskan bahwa hal itu ngawur. "Ya memang ngawur. Dari zaman dulu ya patungnya Pak Sudirman," katanya.



(amm)

loading...