alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemprov Jateng Buka Lelang 11 Jabatan, Luar Kota Boleh Daftar

Ahmad Antoni
Pemprov Jateng Buka Lelang 11 Jabatan, Luar Kota Boleh Daftar
Sebanyak 11 jabatan tinggi di lingkungan Pemprov Jateng akan dilelang untuk mencari orang-orang terpilih. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews

PURWOREJO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan segera mencari partner untuk membantunya mengatur pemerintahan. Dalam waktu dekat, sebanyak 11 jabatan tinggi di lingkungan Pemprov Jateng akan dilelang untuk mencari orang-orang terpilih.

"Kita-kira ada 11 (jabatan) kosong. Karena ada tradisi dalam rekrutmen di Pemprov Jateng dengan promosi terbuka atau lelang jabatan, kami akan lakukan lagi hal yang serupa," kata Ganjar usai menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan di Purworejo, Minggu (10/11/2019).

Ganjar menegaskan, lelang jabatan nantinya digelar secara terbuka. Siapa pun dan dari daerah manapun boleh mengikuti lelang jabatan itu. Untuk waktu pendaftarannya, Ganjar mengatakan akan dibuka minggu depan.



sebelas jabatan kosong itu di antaranya Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi Surakarta, Wakil Direktur Umum RSUD Moewardi Surakarta, Wakil Direktur Keuangan RSUD Moewardi Surakarta, Direktur RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto, dan Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Aminogondho Semarang.

Selain itu, ada pula jabatan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kepala Biro Hukum Setda Prov. Jateng dan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng.

"Mudah-mudahan minggu depan sudah dibuka pendaftarannya. Saya sudah minta mereka yang berkarier dari dalam, dilakukan talent scouting dan mereka yang berbakat kita dorong mau mendaftar. Tidak hanya dari dalam, barangkali ada dari luar Jateng yang ingin masuk, kami memperbolehkan," ujarnya.

Sampai saat ini sudah ada beberapa dari provinsi lain yang menanyakan tentang lelang jabatan itu. Beberapa dari kabupaten/kota di Jateng juga sudah menyatakan ingin mendaftar. "Kita persilakan semuanya untuk ikut proses. Silakan daftar," katanya.

Ganjar mengatakan, proses lelang jabatan dilakukan dengan cukup ketat. Ada tes yang dilakukan oleh panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari orang-orang profesional. Ditanya kriteria yang dibutuhkan, Ganjar memberikan sedikit bocoran.

"Biasanya sih pesan saya pasti soal integritas, kedua kompetensi dan pengalaman, memiliki konsepsional untuk mengelola dan ada jiwa leadership serta manajerial yang baik. Itu yang saya tekankan," katanya.

Selain itu, persoalan relasi sosial calon kandidat juga menjadi perhatian. Rekam jejak calon dengan bawahannya, atasannya bahkan dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya akan ditelusuri.

"Bagaimana relasi dia dengan eks bawahannya, atasannya, dan tetangga-tetangganya. Dengan penilaian itu, diharapkan orang yang kami pilih adalah orang yang punya relasi sosial baik dan nantinya tidak ada persoalan," katanya.

Selain itu, Ganjar juga membutuhkan orang yang memiliki keberanian dalam memimpin organisasi. Para pejabat yang terpilih nantinya berani mengambil resiko dan keputusan saat situasi darurat.

"Saya butuh orang yang memiliki terobosan dan berani, bukan peragu. Orang-orang yang bisa memitigasi persoalan dan menghitung betul risiko yang ada. Kalau tidak, nanti persoalan lagi-lagi mengerucut ke saya. Saya tidak mau ada pejabat yang minta petunjuk, saya ingin mereka memberikan alternatif-alternatif dalam mengambil keputusan," ujarnya.

Selama ini, para pejabat yang terpilih dari hasil lelang jabatan di Pemprov Jateng sebagian besar dapat bekerja dengan baik. Meskipun, menurut Ganjar, ada sedikit yang masih kurang dan perlu dorongan.

"Makanya saya biasanya memberikan waktu selama setahun untuk mereka bekerja. Saya tidak memberikan waktu lama-lama, kalau tidak bisa ya siap-siap saja (mengundurkan diri). Selain itu, soal integritas sangat saya tekankan. Kalau integritasnya buruk dan hanya mencari jabatan atau uang, maaf jangan coba-coba," katanya.



(amm)

loading...