alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Redam Konflik Desa, Sleman Luncurkan Reksa Desa dan Aplikasi Sideni

Priyo Setyawan
Redam Konflik Desa, Sleman Luncurkan Reksa Desa dan Aplikasi Sideni
Bupati Sleman Sri Purnomo meluncurkan Reksa Desa dan aplikasi Sideni di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (31/10/2019). FOTO/SINDOnews/Priyo Setyawan

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman meluncurkan gerakan desa deteksi cegah dini menuju desa aman (Reksa Desa) dan aplikasi Sideni (Sistem Informasi Deteksi Dini), Kamis (31/10/2019). Inovasi ini untuk mengetahui potensi kerawanan di masyarakat desa, sehingga segera dapat diambil tindakan guna mencegah terjadinya konflik.

Reksa Desa dan aplikasi Sideni merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang No 7/2012 tentang Penangan Konflik Sosial dan implementasi dari peraturan bupati (Perbup) No 36/2019 untuk pengelolaan pencegahan konflik di tingkat desa.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, pembentukan Reksa Desa dan aplikasi Sideni ini penting, terutama sebagai instrumen dalam mendeteksi dan mencegah timbulnya konflik di tengah-tengah masyarakat. Sebab pencegahan konflik memang harus dilakukan secara terpadu, baik secara kelembagaan (pemerintah dan aparat TNI-Polri) maupun individual, sehingga terwujud sinergi yang efektif dalam upaya pencegahan konflik.



"Selain itu dengan Reksa Desa ini juga akan menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat dan mengoptimalkan pranata sosial yang ada," kata Sri Purnomo dalam sambutannya saat meluncurkan dua inovasi tersebut di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (31/10/2019).

Sri Purnomo menjelaskan, melalui aplikasi tersebut jejaring Reksa Desa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Babinasa, dan Bhabinkamtibnas dapat mengirimkan informasi kejadian di wilayahnya masing-masing. Sehingga jika perlu direspons pemangku kepentingan dapat melakukan kepuusan, tidakan dengan cepat dan tepat.

"Itulah harapan dengan diluncurkannya Reksa Desa dan aplikasi Sideni ini," paparnya.



(amm)

loading...