alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jatuh di Rayuan Polisi Gadungan, Gadis Kulonprogo Video Call Tanpa Busana

INews.id
Jatuh di Rayuan Polisi Gadungan, Gadis Kulonprogo Video Call Tanpa Busana
Polisi menunjukkan handphone yang digunakan polisi gadungan untuk video call dengan korban sebelum akhirnya melakukan pemerasan. Foto/iNews.id/Kuntadi

KULONPROGO - Petugas Polsek Kalibawang, Kulonprogo menangkap warga Kabupaten Pesawaran, Lampung lantaran memeras seorang perempuan warga Kabupaten Kulonprogo. Residivis kasus pencurian tersebut mengancam akan menyebarkan foto bugil si perempuan di media sosial jika tidak memberikan uang Rp5 juta.

Pelaku berinisial AP (23) awalnya mengaku sebagai anggota polisi. Dia berkenalan dengan korban T di media sosial Facebook. Setelah saling berkomunikasi, keduanya bertukar nomor ponsel dan lanjut berhubungan via WhatsApp.

Kasubag Humas Polres Kulonprogo, AKP Sujarwo mengatakan, pelaku mengaku polisi dengan menggunakan foto editan berseragam polisi untuk membuat korban tertarik. Setelah modusnya berhasil, pelaku mengajak korban video call, dan ketika itulah dia meminta T melepaskan pakaiannya.



"Tanpa disadari, video call ini direkam oleh pelaku," kata Sujarwo di Mapolres Kulonprogo, Rabu (30/10/2019).

Selang beberapa hari, pelaku meminta uang kepada korban senilai Rp5 juta. Jika tidak, AP mengancam akan menyebarkan foto dan video korban ke media sosial. Namun permintaan itu tidak dipenuhi oleh korban.

"Jadi dia memeras korban, tetapi karena tidak dipenuhi di menyebar foto ke media sosial," ujar dia.

Dari laporan inilah petugas menyelidikinya dan mengidentifikasi pelaku. Mereka merupakan warga Desa Trisnomaju, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Namun saat tim ke sana, pelaku justru sudah ditangkap oleh polres setempat terkait dugaan kasus pencurian.

"Tersangka belum bisa dibawa ke sini, menunggu proses hukum di sana (Lampung)," ujar dia.

Kanit Reskrim Polsek Kalibawang, Iptu Hadi Purwanto mengatakan, sementara polisi mengamankan barang bukti dua unit ponsel milik pelaku. Satu dipakai untuk menelepon, dan satunya dipakai untuk merekam.

Selain dengan akun dengan foto seragam polisi, tersangka juga memiliki akun lain dengan seragam TNI. Dugaan kuat, akun ini juga dipakai pelaku untuk memeras korban yang lain.



(amm)

loading...