alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sekali Transaksi Finalis Puteri Pariwisata Ini Dapat Rp15 Juta

Lukman Hakim
Sekali Transaksi Finalis Puteri Pariwisata Ini Dapat Rp15 Juta
Publik figur berinisial PA, usai dimintai keterangan di Polda Jatim terkait prostitusi online. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim

SURABAYA - Dari bisnis menjajakan diri, finalis Puteri Pariwisata 2016, berinisial PA, mendapat Rp15 juta setiap kali bertransaksi. Sementara sang mucikari JL mendapatkan Rp16 juta.

Untuk mendapatkan layanan PA, JL memasang tarif Rp65 juta. Dari jumlah itu, PA selaku korban hanya mendapat Rp15 juta. Sisanya dibagi mucikari JL dan mucikari S (buron).

Kemudian digunakan untuk keperluan akomodasi PA, seperti pesawat pulang pergi dari Jakarta, dan penginapan hotel, Kota Batu. PA sendiri sudah dipulangkan pada Minggu (27/10/2019) setelah menjalani pemeriksaan selama 1X24 jam di Mapolda Jatim.



"Untuk tersangka S masih dalam pengejaran," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Mapolda Jatim, Senin (28/10/2019).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela menambahkan, keuntungan Rp16 juta yang didapat JL di luar dari biaya akomodasi. Terkait dengan kasus ini, tersangka JL dijerat dengan pasal 296 KUHP junto pasal 506 KUHP tentang mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi.

"Saat ini, kami masih mengejar satu tersangka lagi yang menjadi bagian dari jaringan prostitusi online ini. Satu tersangka itu disebutnya berada di Jakarta. Satu tim dari Polda Jatim sudah diturunkan untuk memburu satu tersangka itu," katanya.

Sebelumnya, Pada Jumat (25/10/2019) sekitar pukul 19.00 WIB, Kanit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Aldi Sulaiman memimpin anggotanya menangkap tiga orang yang diduga terlibat kasus prostitusi online, dengan melibatkan publik figur dari Jakarta.

Saat ditangkap ada pasangan yang sedang berhubungan badan di dalam kamar hotel. Setelah penangkapan itu, ketiganya digelandang ke Mapolda Jatim pada Jumat (25/10/2019) tengah malam. "Untuk berapa tarifnya PA masih kami dalami," pungkas Leonard.



(nun)

loading...