alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mahfud MD Jadi Menko Polhukam, Ini Harapan Kolega di UII Yogyakarta

Priyo Setyawan
Mahfud MD Jadi Menko Polhukam, Ini Harapan Kolega di UII Yogyakarta
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) Mahfud MD ditunjuk Presiden Jokowi jadi Menko Polhukam. FOTO/DOK.SINDOphoto

SLEMAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Satu di antaranya adalah guru besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII), Prof Mahfud MD, yang didaulat menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam).

Guru Besar Fakultas Ekonomi UII, Prof Edy Suwandi Hamid menyambut positif pelantikan Mahfud MD menjadi Menko Polhukam. Menurutnya, Mahfud merupakan aset bangsa yang selama ini belum dimanfaaatkan secara optimal, terutama di bidang hukum.

"Kita butuh sosok beliau untuk mengorganisasi bidang hukum utamanya," katanya saat dihubungi, SINDOnews, Rabu (23/10/2019).



Edy berharap penunjukkan Mahfud MD sebagai Menko Polhukam bisa membawa perbaikan bidang hukum di Indonesia. Konsep Indonesia sebagai negara hukum, bukan hanya di atas kertas atau sekedar konstitusi yang tak aplikatif, tapi betul-betul bisa dijalankan.

Dia menginginkan agar Mahfud MD bisa semakin menguatkan KPK dan membenahi hukum yang carut-marut. Korupsi yang meluas karena hukum tidak jalan, sehingga sosok Mahfud bisa memberikan harapan untuk memperbaiki.

"Demikian pula bidang politik dan keamanan, kita berharap Mahfud mampu memberikan kontribusi maksimal bagi bangsa ini," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Rektor UII, Fathul Wahid. Ia berharap semoga kehadiran Prof Mahfud MD di Kabinet Jokowi-Maruf Amin dapat memberikan andil dalam menegakkan hukum yang lebih adil, merajut kembali persatuan bangsa yang terkoyak, memberantas korupsi secara permanen dan menjadi kesehatan demokrasi di Indonesia.

"Kami keluarga besar UII mengucapkan selamat mengembangkan amanah kepada Prof Mahfud MD. Semoga Allah memudahkan dalam ihktiar terbaik berkontribusi untuk memajukan bangsa Indonesia," kata Fathul.



(amm)

loading...