alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kirab Pelangi Budaya Bumi Merapi 2019 Meriah

Priyo Setyawan
Kirab Pelangi Budaya Bumi Merapi 2019 Meriah
Peserta kirab pelangi budaya bumi Merapi menunjukkan performance di depan panggung utama Lapangan Pemda Sleman, Minggu, (20/10/2019). Foto Dok Humas Pemkab Sleman

SLEMAN - Ribuan peserta yang berasal dari 60 komunitas kesenian, kebudayaan, institusi pendidikan dan pengelola wisata yang ada di Kabupaten Sleman, mengikuti kirab pelangi budaya bumi Merapi, Minggu (21/10/2019).

Kirab dimulai dari lapangan, Tridadi, Sleman menuju Jalan Magelang dan berakhir di lapangan Pemkab Sleman, sepanjang 3 kilometer (km). Kirab tersebut diawali drumband Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta (STMY) dan pasukan purna paskibraka Sleman, sebagai cucuk lampah diikuti kirab bregada prajurit, desa wisata, gebyar batik dan parade busana.

Sesampainya di depan panggung utama, yaitu di lapangan Pemda Sleman peserta kirab memberikan penghormatan dan menunjukkan performancenya kepada pejabat Pemkab Sleman dan tamu undangan lainnya. Warga terlihat antusias melihat arak-arakan kirab. Mereka terlihat berjejal di sepanjang rute yang dilalui kirab.



Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, kirab Pelanggi Budaya Bumi Merapi bukan hanya untuk melestarikan kesenian dan budaya yang ada di Sleman namun juga untuk mempromosikan dan mengenalkan potensi pariwisata. Sehingga akan meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara ke Sleman.

"Saya harapkan event ini bukan hanya menjadi agenda rutin, namun juga dapat menarik wiasatawan dari berbagai daerah dan mancanegara," kata Sri Purnomo

Sri Purnomo menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi kesenian dan budaya, khususnya budaya dari berbagai aspek kehidupan yang ada di Sleman. Sekaligus menjadi ajang dalam mengedukasi serta menarik minat para generasi muda. Untuk itu, acara tersebut harus mendapat dukungan dari semua pihak.

“Karena Sleman kaya akan seni dan budaya, sehingga semakin semarak pentas, tentunya bukan hanya akan banyak destiniasi wisata, namun juga dapat membawa kesejahteraan warga,” paparnya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Sudarningsih. Dia mengatakan event ini bukan hanya menyajikan suguhan dan atraksi wisata yang menarik untuk dilihat namun juga sebagai media promosi untuk mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke Sleman.



(nun)

loading...