alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cuci Tangan Sebelum Makan, Cara Sleman Jaga Kesehatan Warga

Priyo Setyawan
Cuci Tangan Sebelum Makan, Cara Sleman Jaga Kesehatan Warga
Siswa TK dan PAUD di Depok, Sleman belajar mencuci tangan dalam peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia (HCTS) di Kantor Kecamatan Depok, Rabu (16/10/2019). FOTO/DOK. HUMAS PEMKAB SLEMAN

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus berupaya meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di tingkat keluarga maupun masyarakat. Di antaranya dengan membiasakan cuci tangan sebelum makan.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan, mencuci tangan merupakan faktor penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Faktanya banyak penyakit yang disebabkan oleh tangan yang kotor, misalnya diare dan tipus. Diare bahkan dikenal sebagai pembunuh nomor satu anak, di samping penyakit infeksi saluran pernapasan atas. Karena itu, kebiasan mencuci tangan harus menjadi budaya dalam kehiduan sehari-hari dan diperkenalkan sejak dini.

"Kebiasaan tersebut bisa diajarkan kepada anak-anak oleh orang tua maupun guru di sekolah," kata Muslimatun saat peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia (HCTS) di Kantor Kecamatan Depok, Sleman, Rabu (16/10/2019).



Muslimatun menjelaskan, salah satu strategi untuk menciptakan masyarakat Sleman yang sehat adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan PHBS. Dengan tertanamnya kebiasaan budaya hidup bersih, maka akan menjadi keseharian, sehingga derajat kualitas kesehatan warga meningkat.

"Karena itulah kami terus akan memberikan pendampingan dan pembinan kepada warga tentang PHBS ini," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Puskesmas 3 Depok, Toto Suharto. Menurutnya, kebiasaan cuci tangan merupakan bagian dari pencegahan penyakit. Untuk langkah pencegahan, Depok telah melengkapi dengan sarana sanitasi. Saat ini 97% sanitasi di Depok sudah bagus.

"Dalam peringatan HCTS ini, kami juga menyelenggarakan sosialisasi gizi seimbang bagi para orang tua dan guru," katanya.



(amm)

loading...