alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dua Pemuda Keroyok Anggota Polsek Ngemplak Sleman hingga Babak Belur

Priyo Setyawan
Dua Pemuda Keroyok Anggota Polsek Ngemplak Sleman hingga Babak Belur
Dua pemuda berinisial BS dan RA harus berurusan dengan polisi karena mengeroyok SD, seorang anggota Reskrim Polsek Ngemplak, Sleman. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews

SLEMAN - Dua pemuda berinisial BS (24) dan RA (27) harus berurusan dengan polisi karena mengeroyok SD (48), seorang anggota Reskrim Polsek Ngemplak, Sleman. Warga Sapen, Demangan, Kota Yogyakarta dan warga Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman itu kini mendekam di tahanan Mapolres Sleman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengeroyokan ini bermula ketika SD, warga Kejambon Lor, Sindumartani, Ngemplak, Sleman mengendarai sepeda motor, Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 02.30 WIB. Sesampai di Jalan Seturan, Depok, Sleman, SD berpapasan dengan BS dan RA yang berboncengan. Kedua sepeda motor hampir bersenggolan sehingga memicu adu mulut pengendaranya.

Saat cekcok, salah satu pemuda memukul wajah SD. Disusul satu pemuda lainnya menggebuk SD dengan helm. SD yang tidak siap hanya bisa pasrah. Usai melakukan penganiayaan, kedua pemuda itu meninggalkan lokasi kejadian.



"Kejadian itu lalu dilaporkan ke Polsek Depok Barat. SD yang terluka dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan," kata Plt Kapolsek Depok Barat, Sleman, Kompol Munhamir, Rabu (16/10/2019).

Petugas Polsek Depok Barat kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan data pendukung yang berhubungan dengan peristiwa itu.

"Dari data yang dihimpun, petugas berhasil mengamankan keduanya di dua lokasi yang berbeda, Rabu (16/10/2019) dinihari," kata Munhamir.

BS dan RA dijerat dengan Pasal 351 Jo 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. "Kasus ini masih dalam pendalaman. Tapi untuk penangananya kita limpahkan ke Polres Sleman, meski laporan korban di Polsek Depok Barat," katanya.



(amm)

loading...