alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mahasiswa IMM Gelar Aksi Solidaritas di Depan Mapolresta Solo

Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Ratusan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kota Surakarta bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menggelar aksi damai di depan Mapolresta Solo, Jumat (27/9) malam. Mereka melakukan refleksi sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya demonstran yang menjadi korban oknum aparat yang dinilai bertindak represif.

Aksi damai dilakukan para mahasiswa di depan Mapolresta Solo di Jalan Adi Sucipto Manahan. Refleksi dimulai dengan sholat ghaib, dilanjutkan hening cipta, menyanyikan lagu gugur bunga dan ibu pertiwi, dan diakhiri dengan aksi berdiam diri. Massa aksi membentuk lingkaran dengan meghaphone, keranjang bunga, dan bendera yang dikibarkan setengah tiang berada di tengah lingkaran massa aksi.

“Megaphone sebagai simbol alat perjuangan mahasiswa disandingkan dengan keranjang bunga untuk penghargaan atas perjuangan kawan yang telah gugur dalam medan perjuangan,” kata Faudin, korlap aksi.



Begitu pun bendera yang dikibarkan setengah tiang sebagai penanda suasana duka mendalam bagi seluruh mahasiswa atas matinya keadilan.

“Kami mendesak pihak yang berwajib terutama Kapolri untuk mengusut tuntas pelaku penembakan dan segala bentuk represivitas aparat di berbagai daerah. Kami juga mendorong untuk seluruh elemen mahasiswa untuk tetap bersatu rapatkan barisan dalam melawan segala bentuk ketidakadilan,” tegasnya.

Ketua Umum IMM Cabang Kota Surakarta, Abdul Afif mengatakan, tindakan represif aparat di berbagai daerah telah melukai proses demokrasi di Indonesia dan tidak sesuai dengan amanah reformasi. Pihaknya mencermati penanganan peserta aksi oleh Kepolisian dinilai sudah mengarah pada tindakan brutal. Termasuk penembakan yang telah menelan korban jiwa dari Mahasiswa Universitas Halu Oleo dan pelajar di Jakarta. “Tindakan represif aparat Kepolisian terhadap Mahasiswa sangat bertentangan dengan peraturan Kapolri,” kata Abdul Afif.

Yakni Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian RI. Serta Perkapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa. Ditegaskannya, semangat reformasi masih terus mengalir sampai saat ini dengan dibuktikan mahasiswa kembali bersuara untuk menegakkan kembali amanah reformasi. Namun pihaknya sangat kecewa atas tindakan tidak manusiawi yang dilakukan oknum tersebut.



(nun)