alexametrics

Pelajar Ikut Demo, Kapolda Jateng: Sudahlah Belajar Saja

Ahmad Antoni, Taufik Budi
Pelajar Ikut Demo, Kapolda Jateng: Sudahlah Belajar Saja
Kapolda Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memberi keterangan pers di Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (26/9/2019). FOTO/IST

SEMARANG - Aksi pelajar turun ke jalan berunjuk rasa tak luput dari perhatian Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Kapolda mengaku telah mendapat meme ajakan pelajar untuk berdemo di media sosial (medsos).

"Saya dapat meme ajakan pelajar untuk demo, ngga perlulah. Mereka harusnya fokus untuk belajar. Mereka kan masih siswa, biar mahasiswanya saja yang lebih dewasa karena bisa lebih mengendalikan emosi dan lebih memahami tentang subtansi atau esensi daripada persoalan yang dihadapi," kata Rycko usai peresmian Assesment Center Biro SDM di Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (26/9/2019).

Menurutnya, sebagian besar pelajar belum mengetahui duduk persoalan yang memicu munculnya gelombang unjuk rasa. "Mereka belum diajarkan secara psikometrik untuk menghadapi persoalan seperti ini dan belum memiliki pemahaman secara utuh," katanya.



Kapolda berpandangan, usia pelajar yang relatif masih muda bisa sangat mudah dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab. "Bisa disetir kiri kanan, bisa dimanfaatkan orang-orang seperti itu. Kemudian beban pelajaran juga banyak. Sudahlah belajar saja. Kepada para guru, pendidik, kepala sekolah supaya mendidik siswanya agar tak ikut-ikutan," katanya.

Mantan Gubernur Akpol itu juga meminta kepada mahasiswa agar menyuruh pulang adik-adiknya jika ikut unjuk rasa. "Kepada para senior mahasiswa kalau ketemu adik-adiknya ikut demo tolong suruh pulang, suruh belajar. Serahkan pada kakaknya yang lebih dewasa dan lebih paham," katanya.



(amm)