alexametrics

Massa Aksi Gejayan Memanggil Bubar Dengan Tertib

Priyo Setyawan
Massa Aksi Gejayan Memanggil Bubar Dengan Tertib
Ribuan mahasiswa di Yogyakarta turun ke jalan menolak sejumlah RUU di antaranya RUU KPK dan RUU KUHP. FOTO/SINDOnews/Priyo Setyawan

YOGYAKARTA - Massa aksi damai gerakan Gejayan Memanggil di pertigaan jalan Colombo, Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman mulai membubarkan diri. Beberapa peserta aksi terlihat sudah meninggalkan lokasi pada pukul 16.00 WIB dan terus bertambah banyak.

Mereka ada yang menuju ke arah utara pertigaan Jalan Moses Gatotkaca, ke selatan arah Demangan dan ke barat menuju perempatan Santikara. Secara umum selama aksi berjalan kondusif dan tertib.

Hanya saja selama aksi karena pertigaan Colombo digunakan sebagai pusat aksi damai arus lalu lintas yang menuju pertigaan Colombo dialihkan. Arus lalu lintas dari Utara Condongcatur untuk roda dua yang akan ke selatan dialihkan melewati pertigaan Jalan Moses Gatotkaca, roda empat dan lebih harus putar balik.



Arah selatan Demangan yang akan ke utara dialihkan ke kanan jalan Cenderwasih untuk roda dua, roda empat dan lebih mulai perempatan Demanggan diarahkan terus lewat Jalan Yogya-Solo. Sedangkan yang dari barat darin perempan Santikara Sagan diarahkan terus ke arah Lembah UGM. "Untuk arus lalu lintas kami alihkan," kata anggota Satlantas Polsek Depok Timur Aiptu M Yanto yang bertugas di pertigaan Jalan Moses Gatotkaca.

Peserta aksi damai gerakan Gejayan Memanggil, Dani Tamtowi mengatakan, aksi ini murni aksi damai karena itu kegiatan ini sesuai dengan perizinan yaitu dari pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Untuk menghindari adanya tindakan yang tidak diinginkan, maka peserta aksi secara tertib meninggalkan lokasi pada pukul 16.00 WIB. "Namun ini baru aksi yang pertama, nanti akan ada aksi yang lebih besar lagi," paparnya



(nun)