alexametrics

Mahasiswa Penuhi Pertigaan Colombo Jalan Macet Total

Priyo Setyawan
Mahasiswa Penuhi Pertigaan Colombo Jalan Macet Total
Ribuan mahasiswa turun ke jalan menyampaikan aspirasi di antaranya menolak revisi UU KPK dan RUU KUHP. FOTO/SINDOnews/Priyo Setyawan

YOGYAKARTA - Ribuan massa aksi Gerakan Gejayan Memanggil sudah memenuhi pertigaan Jalan Colombo, Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman, akibatnya lalu lintas di jalan tersebut macet total.

Massa tidak hanya memenuhi pertigaan Colombo namun juga memenuhi jalan yang ada di sekitarnya. Yaitu ke arah barat Perempatan Samirono, arah selatan pertigaan Demangan dan arah utara perempatan Mrican. Massa yang sudah di lokasi ada yang berorasi dan ada yang duduk di pertigaan Colombo.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah mengatakan atas kondisi ini pihaknya langsung melakukan rekayasa lalu lintas dengan fokus utama di pertigaan Jalan Colombo.



Jadi, parameter itu jalan-jalan sebelum ditutup, sudah dialihkan supaya kegiatan ini berjalan dan masyarakat pengguna jalan tidak terganggu. "Tapi nanti lihat situasi dan kondisi manakala susah crowded kita lakukan penutupan total," kata Rizky di sela-sela aksi damai.

Polres Sleman menerjunkan 100 personel yang berasal dari Satlantas dan Sabhara. Satlantas untuk membantu kelancaran jalan. Anggota Sabhara standby di lokasi. Sesuai permohonan izin aksi damai akan berlangsung dari pukul 13.00 WIB-16.00 WIB. "Kami berharap aksi massa mentaatinya. Mereka pasti paham," katanya.

Sampai saat ini aksi damai Gerakan Gejayan memanggil masih berlangsung, secara umum masih terkendali dan berjalan lancar. Aksi diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta. Mereka menyampaikan beberapa hal di antaranya menolak revisi UU KPK, RUU KUHP dan RUU Pertanahan.



(nun)