alexametrics

Penumpang Pesawat Turun, Maskapai Tetap Ajukan Extra Flight

Suharjono
Penumpang Pesawat Turun, Maskapai Tetap Ajukan Extra Flight
Sejumlah maskapai mengajukan penambahan penerbangan ke otoritas Bandara Adisutjipto Yogyakarta meski jumlah penumpang turun. FOTO/ILUSTRASI/PRIYO SETYAWAN

YOGYAKARTA - Menurunnya pemudik via Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta tidak menyebabkan maskapai penerbangan berdiam diri. Bahkan penambahan penerbangan (extra flight) tetap diajukan untuk melayani pemudik tahun ini.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, jumlah pemudik yang menggunakan pesawat memang mengalami penurunan. Namun penerbangan tambahan tetap diajukan beberapa maskapai penerbangan untuk melayani pemudik yang menggunakan moda transportasi udara.

"Ada 34 pengajuan extra flight yang masuk untuk melayani penumpang arus mudik," katanya kepada wartawan, Kamis (30/5/2019).



Dijelaskan, dari pengajuan penerbangan tambahan tersebut, 29 di antaranya sudah disetujui. Untuk itu maskapai yang sudah mendapatkan persetujuan akan segera melengkapi fasilitas layanan penerbangan pada arus mudik ini.

Menurut Agus, dari 29 penerbangan tambahan pihaknya Sudah membuat kebijakan untuk membagi arus mudik dengan Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).

"Ada dua penerbangan tambahan yang melalui YIA. Sedangkan total maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan ada lima maskapai," katanya.

Untuk menyambut arus Lebaran ini, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto juga menyiapkan Posko Angkutan Udara Lebaran 2019. Posko berlaku mulai 29 Mei sampai 13 Juni 2019 atau H-7 sampai H+7 Lebaran 2019.

Petugas yang dilibatkan dalam posko gabungan tersebut terdiri 55 personel PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto dan 60 tim personel gabungan. Mereka berasal dari TNI-Polri, Basarnas, Pramuka, Air Navigation dan lainnya.



(AMM)