alexametrics

Pemudik Mulai Padati Bandara Adisutjipto Yogyakarta

Priyo Setyawan
Pemudik Mulai Padati Bandara Adisutjipto Yogyakarta
Para penumpang saat berada di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Selasa (28/5/2019) sore. FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN

YOGYAKARTA - Arus mudik mulai terlihat di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, sepekan menjelang Lebaran 1440 H. Per Senin (27/5/2019), tercatat ada kenaikan penumpang hingga 5%. Puncak arus mudik di bandara ini diprediksi Jumat dan Sabtu (1-2/6/2019).

"Ya untuk penumpang sudah ada peningkatan jika dibandingkan hari biasa, yaitu sekitar 5%," kata General Manager (GM0 PT AP I Yogyakarta Agus Pandu Purnama saat apel pembukaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran di lapangan NDB PT AP Jalan Yogya-Solo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Selasa (28/5/2019) sore.

Penumpang dipastikan akan terus meningkat hingga mendekati Idul Fitri. Indikasinya hampir semua seat penerbangan sudah terisi, terutama mendekati Lebaran. Beberapa maskapai juga menambah penerbangan. Tercatat akan ada 29 extra flight dari lima maskapai saat arus mudik dan balik Lebaran 1440 H, yaitu mulai 26 Mei-13 Juni 2019. Di Bandara Adisutjipto rata-rata terdapat 178 penerbangan setiap hari.



"Adanya penambahan penumpang ini kemungkinan karena adanya penurunan harga tiket 10%,"  tutur Pandu.

Agus memprediksi jumlah penumpang pada puncak arus mudik dan balik tahun ini menurun jika dibandingkan tahun lalu. Pada 2018, tercatat sebanyak 28.000 penumpang saat puncak arus mudik, semetara tahun ini hanya 22.987 penumpang. Begitu juga puncak arus balik, dari 29.000 penumpang tahun lalu menjadi 23.336 penumpang pada 2019.

"Untuk puncak arus mudik terjadi pada H-5 dan arus balik pada H+5," katanya.

Untuk melayani para pemudik, Bandara Adisutjipto mendirikan Posko Terpadu dan menambah area ruang tunggu Terminal A dengan kapasitas 500 seat tambahan, yang dilengkapi dengan 3 boarding gate tambahan serta toilet dan musala. Pokso terpadu akan berlangsung dari 29 Mei-13 Juni 2019

"Kami juga sudah membuat contingency plan. Mengantisipasi kepadatan akses masuk dan keluar bandara, masyarakat dapat memanfaatkan akses jalan AU (Angkatan Udara) ketika terjadi kepadatan lalu lintas dan lokasi tambahan parkir kendaraan di area lapangan sepak bola sisi barat kantor Angkasa Pura I," katanya.

Pandu juga memastikan kesiapan fasilitas layanan bagi penumpang di terminal bandara maupun terhadap aksesibilitas transportasi pendukung di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), baik PT Kereta Api Indonesia, Damri, SatelQu maupun taksi. Semua terintegrasi dengan baik untuk memaksimalkan pelayanan kepada pengguna jasa.



(AMM)