alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dampak Pandemi Corona, Sopir Angkot di Salatiga Hanya Dapat Rp30.000

Angga Rosa

SALATIGA - Pandemi virus corona (Covid-19) di Salatiga mulai berdampak pada kondisi sosial ekonomi sebagian masyarakat. Salah satunya para sopir angkutan kota (angkot).

Dalam beberapa hari belakangan, jumlah penumpang angkot terus menurun. Akibatnya, pendapatan kru angkot menurun drastis. "Semenjak ada wabah virus corona, penumpang sepi. Cari uang untuk setoran tidak bisa. Kerja sehari bisa dapat uang Rp30.000 sudah bagus," kata salah seorang sopir angkot, Yuli (50), Kamis (2/4/2020).

Dia mengatakan, dengan kondisi seperti ini, tentunya berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Karena itu, para sopir angkot berharap Pemkot Salatiga bisa memberikan bantuan kepada mereka. "Saya berharap pemerintah memperhatikan keluhan para sopir angkot," ujarnya. (Baca juga: DPRD Salatiga Pangkas Anggaran Rp3,016 M untuk Penanganan Covid-19)



Sementara itu, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengaku sudah menerima keluhan para kru angkot terkait kondisi usaha transportasi yang saat ini dalam kondisi kolaps akibat pandemi virus corona. "Kemarin, sejumlah pengurus Organda (organisasi angkutan darat) datang ke kantor (DPRD) dan menceritakan kondisi usaha transportasi yang semakin terpuruk. Kami sudah menyiapkan langkah untuk membantu mereka," ujarnya.

Menurut dia, Pemkot Salatiga akan memberikan bantuan paket barang kebutuhan pokok kepada warga rentan miskin akibat pandemi covid-19. Ini untuk meringankan beban mereka dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Kami bersama jajaran eksekutif (Pemkot Salatiga) mengumpulkan dana melalui pengalihan anggaran ditiap OPD (organisasi perangkat daerah) untuk penanganan dampak sosial ekonomi akibat covid-19. Setelah dana terkumpul dan verifikasi data selesai, bantuan segera disalurkan," katanya.



(amm)