alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Tipis Guyur Turi dan Pakem Sleman

Priyo Setyawan

SLEMAN - Hujan abu tipis setelah Gunung Merapi erupsi dilaporkan turun di wilayah Tunggul Arum, Wonokerto, Turi dan Turgo, Purbobinangun, Pakem, Sleman. Masyarakat diimbau untuk sementara tidak keluar rumah untuk menghindari hujan abu.

Kabid Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan, berdasarkan pantuan dan laporan warga, hujan abu tipis terjadi di wilayah lereng Gunung Merapi. BPBD telah menyiapkan 40.000 masker bagi warga jika nanti turun hujan abu tebal warga.

"Dengan adanya hujan abu tipis ini, kami imbau warga masuk rumah. Selain untuk menjaga keamanan juga guna menghemat masker," katanya, Kamis (2/4/2020) sore. (Baca juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu 3.000 Meter)



Makwan menambahkan, meski terjadi hujan abu tapi secara umum kondisi Sleman masih aman terkendali. meski begitu, dia meminta warga mematuhi rekomendansi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), di antaranya mengosongkan radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Warga di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama yang berada di sepanjang aliran Sungai Gendol mewaspadai lahar dingin jika terjadi hujan.

Untuk diketahui, Gunung Merapi kembali erupsi, Kamis (2/4/2020) pukul 15.10 WIB. Tinggi kolom abu akibat letusan mencapai 3.000 di atas puncak. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan, erupsi ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 78 mm dan durasi 345 detik.



(amm)