alexametrics

Gunung Merapi Erupsi Lima Kali dalam Sepekan, Ini Catatannya

Priyo Setyawan
Gunung Merapi Erupsi Lima Kali dalam Sepekan, Ini Catatannya
Gunung Merapi kembali erupsi, Kamis (2/4/2020) pukul 15.10 WIB. Ini adalah erupsi kelima dalam sepekan terakhir. FOTO/IST

SLEMAN - Gunung Merapi kembali erupsi, Kamis (2/4/2020) pukul 15.10 WIB. Data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTTKG) erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo 78 mm dan durasi 345 detik. Teramati tinggi kolom erupsi 3.000 meter dari puncak. Arah angin ke timur.

"Ya, sore ini Gunung Merapi erupsi lagi," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan, Kamis (2/4/2020) sore.

Makwan menjelaskan, dari pantauan dan laporan warga di lerang Gunung Merapi wilayah Sleman, seperti di Cangkringan, Pakem, Turi, dan Tempel kondisi masih terkendali. Belum ada laporan terjadi hujan abu, termasuk warga tidak kepanikan dan beraktivitas seperti biasa. "Wilayah Sleman sampai saat ini masih aman terkendali," katanya. (Baca juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu 3.000 Meter)



Makwan menambahkan, meski kondisi masih aman, pihaknya tetap meminta warga mematuhi rekomendasi dari BPPTKG. Di antaranya tidak ada aktivitas dan mengosongkan radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Warga di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III meningkatkan kesiapsiagaan, terutama yang berada di sepanjang aliran Sungai Gendol mewaspadai lahar dingin jika terjadi hujan.

Dari catatan, ini merupakan erupsi Gunung Merapi ke-5 dalam sepekan terakhir. Sebelumnya pada Jumat (27/3/2020) Gunung Merapi tercatat dua kali erupsi, pertama pukul 10.56 WIB. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 7 menit. Teramati tinggi kolom erupsi 5.000 meter dari puncak. Arah angin ke barat.

Kedua, Jumat (27/3/2020) malam pukul 21.46 WIB. Erupsi terekem di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 180 detik, kolum erupsi 1000 meter dari puncak, arah angin ke barat.

Ketiga, Sabtu (28/3/2020) pagi pukul 05.21 WIB. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo 50 mm dan durasi 180 detik. Teramati tinggi kolom erupsi 2.000 meter dari puncak. Arah angin ke barat.

Keempat, Sabtu (28/3/2020) malam pukul 19.25 WIB. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 243 detik. Teramati tinggi kolom erupsi 3.000 meter dari puncak. Arah angin ke barat.



(amm)