alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cegah Corona, Tahanan Lapas Sleman Jalani Persidangan Online

Priyo Setyawan

SLEMAN - Para tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Cebongan, Sleman menjalani persidangan secara online. Persidangan online ini dilakukan oleh para penegak hukum dari tiga instansi untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona jenis baru, Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

Lapas, Pengadilan dan Kejaksaan di Sleman bersepakatan untuk melakukan persidangan secara online. Mereka melakukan sidang terhadap para tahana secara terpisah dengan mengunakan video komunikasi. Para tahanan di ruang layanan terpadu Lapas Kelas II B Cebongan Sleman, hakim dan jaksa di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Sleman.

Kepala Lapas Kelas II B Cebongan Sleman, Gunarto mengatakan, persidangan online para tahanan tersebut dimulai minggu ini, Kamis (2/4/2020) merupakan hari keempat pelaksanaan sidang secara online.



“Hari ini, ada sembilan tahanan yang menjalani sidang. Persidang online dimulai pukul 09.00 WIB. Sidang berjalan aman dan lancar,” kata Gunarto, Kamis (2/4/2020).

Gunarto menjelaskan, meski sidang dilakukan secara online, namun para tahanan tetap mendapat keamanan seperti persidangan di PN Sleman termasuk protokol pencegahan Covid-19.

"Keamanan dan kesehatan para tahanan yang mengikuti sidang online kami jaga. Tidak ada yang memastikan saat terdakwa kembali ke dalam lapas dalam keadaan bersih. Sehingga imbauan untuk mencuci tangan dan membersihkan diri kami lakukan kepada mereka,” terangnya.

Gunarto menambahkan, wabah Covid-19 sangat berdampak terhadap semua aktivitas dan pelayanan di jajaran pemerintah dan masyarakat. Semua
warga negara tanpa terkecuali diminta untuk melakukan fisikal distancing (menghindari kerumunan, keramaian dan menjaga jarak). Termasuk proses persidangan yang biasanya di pusatkan di PN Sleman, sekarang diganti secara online.

“Sidang secara online ini akan berlangsung sampai batas waktu yang belum ditentukan, melihat perkembangan Covid-19. Semoga akan segera berakhir,” jelasnya.



(nun)