alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pilkada Ditunda, Wali Kota Semarang Full Atasi Corona

Taufik Budi

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan DPR bersepakat menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Bahkan mereka juga sepakat mengalihkan anggaran pilkada untuk penanganan pandemi virus corona atau Covid-19.

Keputusan itu pun disambut baik oleh sejumlah kepala daerah yang ikut kembali dalam kontestasi pilkada. Sebab, mereka akan lebih fokus untuk menanggulangi penyebaran virus corona dan tak dibebani oleh kampanye.

"Apa pun keputusan KPU, kita harus hormati. Apalagi saya sama Bu Wakil Wali Kota kan salah satu calon. Buat saya yang hari ini jadi incumbent itu keputusan yang tepat supaya kita bisa lebih fokus pada penanganan Covid-19," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Rabu (1/4/2020). (Baca juga: Corona Mewabah, Pemerintah-DPR Sepakat Tunda Pilkada Serentak 2020)



"Maka kalau enggak ada keputusan KPU tentang penundaan dan lain-lain itu, ibarat kita ini lagi mau menangani Covid-19, tapi juga tahapan kampanye sudah mau jalan. Jadi kan ada bias. Kalau sekarang kita full 100% beserta seluruh jajaran untuk menangani Covid-19 di Kota Semarang," katanya.

Politikus PDIP itu melanjutkan, partai politik juga mesti berpantisipasi menanggulangi pandemi corona. Pada saat sekarang, masyarakat sangat membutuhkan bantuan karena penyebaran virus corona tak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga melumpuhkan aktivitas perekonomian.

"Partai politik itu kalau yang bener, ya dia kerja untuk masyarakat. Maka kalau masyarakat hari ini lagi punya persoalan dengan namanya Covid-19, mestinya partai juga turun sosialisasi ke masyarakat, kasih bantuan, itu namanya partai yang bener," ujarnya.

"Setiap pagi, setiap aktivitas penyemprotan disinfektan pasti ada kawan-kawan saya," katanya.



(amm)