alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PDP asal Bantul yang Sulit Dapat Rujukan Kembali Meninggal Dunia

Suharjono

YOGYAKARTA - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona jenis baru, Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang meninggal dunia kembali bertambah. Pasien tersebut merupakan rujukan dari Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul yang dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan, pasien berjenis kelamin laki-laki dan berusia 58 tahun itu meninggal dunia, Rabu (1/4/2020) hari ini. Meski berstatus PDP tapi belum dilakukan uji swab. Alasannya tim medis masih mengutamakan kedaruratan terlebih dahulu.

"Jadi laporan hari ini ada dua pasien PDP yang meninggal dunia. Satu di antaranya rujukan dari RS Nur Hidayah yang dirawat di RSUP DR Sardjito Yogyakarta," katanya kepada wartawan di Yogyakarta, Rabu (1/4/2020). (Baca juga: Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah, Warga Sleman Meninggal Dunia)



Dijelaskan, selain PDP asal Bantul, pasien yang dirawat di RS Jogja juga meninggal dunia. Meski masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, penguburan dilakukan sesuai protokol Covid-19. "Untuk pasien meninggal ini berasal dari Wonogiri dan sudah dilakukan proses pemakaman di Wonogiri," katanya.

Berdasarkan informasi, PDP asal Bantul yang meninggal dunia adalah pasien yang sempat mengalami kesulitan mendapatkan rumah sakit rujukan seperti yang diungkapkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bantul Sagiran melalui unggahan videonya. Dalam videonya, Sagiran mengungkapkan bahwa 23 rumah sakit di DIY menolak merawat tiga pasien dari RS Nur Hidayah. Padahal kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Hingga akhirnya tiga pasien itu dibawa ke RSUP Dr Sardjito dan kini semuanya telah meninggal dunia. (Baca juga: 2 PDP Corona Meninggal asal Bantul Sempat Sulit Dapatkan RS Rujukan)



(amm)