alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Solo KLB Corona, Pedagang Kini Layani Pesan Antar Sayur

Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Sejumlah pedagang tradisional di Kota Solo mencari terobosan akibat sepinya pembeli sebagai dampak antisipasi penyebaran virus corona (covid-19). Mereka kini melayani pesan-antar kepada konsumen.

Salah satu pedagang sayur di pasar tradisional Solo, Idhar Nugroho mengatakan, jumlah konsumen turun drastis setelah pemerintah menerapkan kebijakan stay at home atau tinggal di rumah. Suplai untuk kebutuhan restoran dan warung makan juga merosot karena banyak yang libur.

"Ketika Solo belum KLB (kejadian luar biasa corona), saya mencoba promosi di media sosial tapi minim tanggapan. Tapi setelah KLB, promosi banjir peminat," kata Nugroho, Minggu (29/3/2020).



Semula, dirinya hanya melayani seputar Kota Solo saja tapi sekarang telah melebar ke Solo Baru, Sukoharjo, dan Palur, Karanganyar. Metode layanan yang diterapkan, calon pembeli menerima daftar sayur berikut harganya melalui pesan WhatsApp. Mereka kemudian memesan dengan minimal pembelian Rp100.000.

Dalam sehari, Nugroho melayani pesanan sekitar 20-30 konsumen. Ketika pesanan belum banyak, pesanan H-1 dan esoknya bisa diantar. Namun karena semakin banyak permintaan, pesanan baru bisa diantar lusa. Untuk menyiasati biaya pengiriman agar lebih irit, pesanan dicari barengan yang arah jalurnya sama. "Tapi kalau buru-buru, bisa pakai layanan ojek online," katanya.

Cara serupa dilakukan Bagas Tri Gunawan, pedagang sayur asal Kartasura, Sukoharjo. Dirinya kulakan sayur di Pasar Legi dan Pasar Kartasura yang selanjutnya dijual online. Ketika wabah corona merebak di Thiongkok, dirinya mulai menawarkan layanan ini namun belum banyak peminat. Ketika ketika Solo ditetapkan status KLB Corina iklan yang ia pajang di Facebook banjir peminat. Order yang semula hanya 10 pelanggan, kini naik menjadi 40 pelanggan. Metodenya pesan hari ini dan besok diantar.



(amm)