alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kagama Saudi Arabia Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan di Solo

Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Keluarga Alumni Universitas Gajahmada (Kagama) Saudi Arabia, pekerja migas Arab Saudi, Kagama Care, dan Kagama Solo Raya berbagi kebahagian di tengah-tengah gerakan stay at home (tinggal di dalam rumah). Mereka menggelar bakti sosial (baksos) dengan memberikan tali asih berupa sembako, alat-alat kebersihan, dan dana tunai kepada sejumlah panti asuhan di Solo Raya.

Sekjen Kagama Arab Saudi, Joko Supriyono mengatakan, tempat pertama yang dituju adalah Panti Disabilitas Ganda di Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar. Panti untuk para penyandang disabilitas ganda dengan usia yang variatif. "Salah satu yang kami sampaikan, terutama mengingatkan pengasuh panti untuk terus edukasi hidup sehat," kata Joko Supriyono yang merupakan pekerja migas ini dalam rilis yang diterima, Minggu (29/3/2020).

Lokasi kedua adalah Panti Asuhan Permata Hati, Solo yang merupakan panti khusus untuk anak-anak terlantar. Mulai dari bayi usia tiga bulan hingga anak anak yg butuh kehangatan keluarga. "Kami sangat terharu dengan kesabaran para pengasuh di panti ini. Anak-anak penerus bangsa, yang berhak bahagia harus terpisah dengan keluarga dengan berbagai alasan," ujarnya.



Tempat ketiga adalah Lentera, Solo, tempat khusus penderita HIV, mulai dari anak usia 1 bulan, 3 bulan hingga 15 tahun. "Mereka rentan pada virus apapun, sehingga harus dikarantina bertahun-tahun. Keluar lingkungan sedikit saja batuk dan pilek mudah menyerang. Apalagi dengan kondisi wabah sekarang ini," katanya. Imunitas mereka sangat rentan sehingga harus mendapat asupan yang baik.

Sedangkan yang terakhir adalah menyantuni anak yatim di Pondok Pesantren Penghafal Alquran. Pihaknya sangat berterima kasih kepada Kagama Saudi Arabia, rekan-rekan pekerja migas di Saudi Arabia, Kagama Care, dan Kagama Solo Raya yang memberikan dukungan. Dalam memberikan tali asih, pihaknya tetap menerapkan standar prosedur keluar rumah. Yakni jaga jarak, masker, hand sanitizer personal dan kaos tangan karet, asupan vitamin, dan berdoa. Setelah koordinasi melalui online, dilakukan pembagian tugas dengan meminimalkan interaksi langsung.

Pembagian tugas dilaksanakan secara efektif dan efisien. Di antaranya dengan memanfaatkan jejaring, pemasok dari teman-teman sendiri. "Tali asih berupa sembako sesuai kebutuhan masing masing panti, alat-alat kebersihan dan dana tunai," katanya.



(amm)