alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Basmi Virus Corona, 1.750 Masjid di Jateng Disemprot Disinfektan

Ahmad Antoni

SEMARANG - Ketua PW DMI Jawa Tengah, KH Achmad meminta para Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten/Kota untuk menyukseskan program penyemprotan disinfektan 1.750 masjid di Jateng.

Pihaknya meminta pengurus PW DMI Jateng ikut mendampingi, mengawal dan terus memonitor proses kegiatan tersebut dari awal hingga paripurna nanti. "Saya juga meminta kepada Ketua dan Pengurus PD DMI Kota/Kabupaten ikut terjun langsung dan mendampingi saat pelaksanaan di kotanya masing-masing," kata Kiai Achmad dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2020).

Mantan Wagub Jateng itu menyampaikan, supaya program penyemprotan disinfektan masjid di Jateng berjalan agar sukses dan lancar, pihaknya akan mengirim surat kepada kepala daerah dan kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Jateng. "Hari ini (kemarin) kita layangkan surat kepada bupati/wali kota se-Jateng, supaya ada perhatian dan dukungan dari mereka," ucapnya



Untuk mendukung program besar PW DMI Jateng dan program nasional PP DMI tersebut, sebagai upaya mencegah dan memutus mata rantai virus Covid-19 di wilayah Jawa Tengah, PW Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Jateng membentuk tim khusus yang dinamai #BARISANPRIMA atau relawan (volunteer) yang secara khusus membidangi persoalan upaya pencegahan virus corona.

Ketua Umum PW PRIMA DMI Jateng, Ahsan Fauzi menuturkan, #BARISANPRIMA dibentuk sebagai tempat konsultasi dan edukasi seputar virus corona. Selain itu juga melakukan upaya-upaya preventif pencegahan virus corona dengan aksi nyata, yakni bersih-bersih masjid, melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan masjid-masjid yang ada di Jawa Tengah.

"Kita (PW PRIMA DMI Jateng) bersama PW DMI Jateng, PD DMI Kota/Kabupaten Se-Jateng menggandeng pengurus takmir masjid akan melakukan aksi sosial penyemprotan disinfektan sebanyak 1.750 masjid se-Jateng. Adapun tiap Kabupaten/Kota masing-masing 50 masjid," katanya.

Ketua Umum Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (RISMA JT) periode 2011-2013 itu menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan maping dan pendataan masjid. Setelah datanya pasti, pengaturan jadwal dan segera action. "Sebagai langkah awal, bersama PD DMI Kota Semarang kita akan mulai dahulu di Kota Semarang yang insyaAllah kita laksanakan, Rabu (25/3) hari ini," katanya.

Dia menegaskan, bagi kota/kabupaten yang sudah ada kasus positif corona dan potensi penyebaran virusnya besar akan mendapat perhatian khusus dan kouta diperbanyak, seperti Kota Semarang, Solo, Kabupaten Magelang, Kota Pekalongan, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Purworejo.



(amm)