alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemprov Telusuri Warga Jateng yang Ikut Ijtima Ulama di Gowa

Ahmad Antoni, Taufik Budi

SEMARANG - Sejumlah masyarakat Jawa Tengah dikabarkan berangkat ke Gowa, Sulawesi Selatan untuk menghadiri acara Ijtima Ulama Dunia Zona Asia. Meski acara akhirnya dibatalkan, tapi masyarakat dari berbagai daerah termasuk Jawa Tengah telah berada di lokasi itu.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo telah mendapat informasi bahwa ada beberapa warga Jateng yang telah berangkat ke Gowa. Untuk itu, ia memerintahkan jajarannya untuk melakukan pendataan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi penyebaran virus corona.

"Meski kabarnya ditunda, tapi tetap ada banyak yang berangkat. Beredar videonya, ada yang dari Jawa Tengah juga di video itu, maka saya telah perintahkan Biro Kesra kami untuk mengecek dan mendata semuanya dan dilakukan pemeriksaan," kata Ganjar di rumah dinasnya, Kamis (19/3/2020). (Baca juga: Tablig Akbar Ijtima Dunia di Gowa Batal, Ribuan Peserta Dipulangkan)



Ganjar meminta kepada semua masyarakat untuk taat kepada regulasi dan protokol keamanan yang telah dikeluarkan pemerintah. Apabila pemerintah telah melarang dilakukannya kegiatan yang menimbulkan kerumunan, maka harus ditaati.

"Kami tidak akan mempersulit, tapi ini pandemi yang harus kita hadapi bersama. Ini memang menyedihkan, tapi harus dihadapi bersama-sama. Sebab kalau tidak, ini semakin mengerikan," katanya.

Masyarakat diminta untuk tidak bepergian terlebih dahulu apabila tidak mendesak. Kegiatan yang menimbulkan kerumunan, diminta untuk ditunda.

"Kalaupun terpaksa harus hadir, tolong kami dilapori agar tahu dan dapat dilakukan pemeriksaan. Kami harap masyarakat membantu dengan menjalankan semua regulasi dan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan pemerintah," tutupnya.

Sekadar diketahui, Ijtima Ulama Dunia Zona Asia rencananya akan digelar di Gowa, Sulawesi Selatan. Berbagai ulama dunia dan dari seluruh Indoenesia dijadwalkan akan bertemu dalam acara itu. Namun karena adanya virus corona, kegiatan tersebut akhirnya dibatalkan. Meski begitu, sejumlah orang dari berbagai daerah termasuk Jawa Tengah telah tiba di Gowa untuk mengikuti acara tersebut.



(amm)