alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hujan Deras, Talud Dekat Underpass Kebocoran Banyumas Longsor

Saladin Ayyubi

BANYUMAS - Hujan deras yang turun sepanjang Jumat malam hingga Sabtu dini hari (13-14/3/2020) menyebabkan talud di Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas longsor, Sabtu (14/3/2020) pagi. Longsor mengancam sebuah rumah dan underpass yang berada tak jauh dari lokasi.

Talud yang longsor berketinggian sekitar 4 meter dan lebar 20 meter. Beruntung saat longsor tidak warga yang melintas di jalan di bawahnya sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, longsor membuat arus lalu lintas terganggu. Kendaraan yang melintas harus antre lantaran diberlakukan sistem buka tutup.

Longsor juga nyaris merobohkan rumah Supangat, warga setempat, di bagian samping dan belajang. "longsor akibat hujan semalam yang deras. Belakang rumah saya tidak kuat menahan derasnya air sehingga air menabrak dinding talud dan jebol," kata Supangat.



Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Binamarga Banyumas, Ruswanto mengatakan, longsor disebabkan faktor alam. Tanah di atas talud sudah gembur, sehingga langsung longsor saat diguyur hujan deras. Sementara talud tidak kuat menahan beban air dan tanah gembur.

"Talud perlu diperkuat dengan kolom dan ring beton untuk pembangunan talud nanti, perlu penangan khusus," katanya.

Longsor talud ini sudah dua kali terjadi. sebelumnya, longsor terjadi pada sisi sebelah timur jalan Underpass Kebocoran. Saat ini, giliran sisi barat underpass atau hanya sekitar kurang lebih 9 meter dekat titik rel kereta api yang longsor. Hingga Sabtu (14/3/2020) pagi, material longsoran masih belum bisa dibersihkan dan menutupi separuh jalan karena menunggu alat berat.

Warga berharap pihak terkait membangun talud penahan tebing di pinggir jalan underpass ini secara benar dan kuat. Hal ini karena kondisi lalu lintas jalan tersebut selalu ramai dilewati warga sekitar.



(amm)