alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cegah Corona, Semua Kegiatan Sekolah di Jateng Harus Didampingi Dokter

Ahmad Antoni

SEMARANG - Satu pasien yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Surakarta dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19. Terkait hal itu, Gubernur Ganjar Pranowo meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

"Sudah dinyatakan oleh WHO ini pandemi, artinya kita butuh gotong-royong, kita butuh kerja sama dan kita butuh mengamankan diri kita bersama, tidak harus panik," kata Ganjar saat jumpa pers di Puri Gedeh, Semarang, Jumat (13/3/2020) sore.

Ganjar menjelaskan, pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipasi pencegahan. Ia juga meminta masyarakat untuk turut serta melakukan pencegahan dari diri pribadi dan lingkungan. Seperti hidup bersih dan mengurangi kegiatan di kerumunan.



"Mulai hidup bersih, cuci tangan, dan juga kurangi dulu kegiatan yang bersifat kerumunan. Pastikan apakah itu mall, pasar, tempat ibadah, sekolah untuk menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun," jelasnya. "Sekiranya pertemuan-pertemuan tidak terlalu penting jangan didatangi dulu," ujarnya.

Terkait dengan langkah antisipasi kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti halnya kegiatan sekolah, Ganjar juga mengimbau agar setiap kegiatan harus menyertakan dokter.

"Tadi ada yang mau camping, kami sampaikan harus ada dokter. Dicek dulu semua, kalau ada yang flu atau demam lebih baik langsung dipulangkan. Itu akan mengurangi risiko," kata Ganjar.

Selain itu, dia juga berharap adanya partisipasi dari masyarakat untuk melapor. Jika ada keluhan atau pernah kontak dengan pasien yang dinyatakan positif untuk segera melakukan pemeriksaan.

"Kita sudah menyiapkan call center untuk konsultasi, menyampaikan, dan menginformasikan sehingga kita bisa lebih responsif dan antisipatif," ujarnya.



(amm)