alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

AAU Hadirkan Gubernur Jateng Beri Motivasi Taruna-Taruni

Priyo Setyawan

YOGYAKARTA - Akademi Angkatan Udara (AAU) terus berupaya menghasilkan perwira yang memiliki karakter dan kompetensi global. Upaya dilakukan melalui kurikulum maupun pembelajaran langsung dengan menghadirkan pejabat dan publik figur guna memberikan motivasi dan inspirasi bagi Taruna dan Taruni AAU.

Salah satunya adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang diminta memberikan kuliah umum bagi Taruna dan Taruni AAU, termasuk bagi perwira dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan AAU di Gedung Sabang Merauke (GSM) AAU, Rabu (4/3/2020). Sebelumnya pada Januari lalu, Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono (HB) X yang memberikan pengarahan.

Gubernur AAU Marsda TNI Nanang Santoso mengatakan, pendidikan AAU fokus pada tiga hal, yakni pembentukan pribadi jujur, disiplin dan berempati serta pemimpin yang memiliki karakter unggul. Seorang pemimpin dituntut memiliki integritas, kesungguhan, keberanian, kecepatan dalam bertindak, jiwa ksatria, kerendahan hati dan rela berkorban.



"Di sinilah tiga kata kunci yang masuk dalam radar pemindai kami, integritas, melayani dan perubahan perilaku," kata Nanang dalam keterangan tertulisanya, Sabtu (7/3/2020).

Nanang menjelaskan, ketiganya merupakan nilai-nilai yang menjadi fokus pendidikan di AAU, sehingga kehadiran Gubernur Jateng Ganjar Pranomo diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi, baik Taruna dan Taruni AAU maupun perwira dan ASN di lingkungan AAU.

Menurut Nanang, AAU menghadirkan Ganjar Pranowo bukan tanpa alasan. Capaian prestasi Gubernur Jateng itu, integritas dalam kepemimpinan, dan cara pelayanan dengan sepenuh hati, merupakan fondasi serta wujud pemerintahan yang baik. Sosok Ganjar dinilai tepat membagikan wawasannya dalam kuliah umum, terutama untuk membuka perspektif serta memberikan pencerahan, motivasi dan inspirasi bagi para Taruna dan Taruni AAU.

"Ini juga sejalan dengan tujuan pendidikan di AAU. Yakni membentuk para calon Perwira TNI AU yang memiliki karakter dan kompetensi global. Di mana Taruna dan Taruni AAU di dalam dirinya dibentuk Trisakti Viratama, yakni ditempa untuk memiliki kepribadian, mental dan spiritual unggul. Dididik untuk memiliki kecerdasan dan hati, pikiran serta stamina fisik yang prima," katanya.

Kepala Penerangan (Kapen) AAU Mayor Sus Sendang Arum Mahardani mengatakan, dalam kuliah umumnya, Ganjar Pranomo memaparkan tentang perkembangan ekonomi Indonesia, kemajuan teknologi dan perubahan birokrasi, yaitu birokrasi yang melayani bukan dilayani.

Menurutnya, hal tersebut yang menjadikan seorang pemimpin saat ini menjadi touchable serta dituntut memiliki kecerdasan emosional dalam menyikapi perkembangan situasi di era keterbukaan informasi. Selain itu, juga membahas pentingnya mendorong dunia pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, budi pekerti dan kecerdasan emosional di samping kecerdasan intelektual sebagai dasar menghadapi tantangan dan perkembangan jaman terlebih bagi Taruna AAU yang dipersiapkan menjadi pimpinan TNI AU masa depan.

Di era Millennial Leadership, seorang pemimpin harus mampu membiasakan melakukan hal-hal yang baik, mampu memberi feedback dan menjadi pendengar aktif, dapat membangun saling kepercayaan, saling menghargai serta mampu menghapus birokrasi yang rumit, sehingga timbul kepercayaan untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat. "Itulah poin penting yang disampiakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Parnomo," katanya.



(amm)