alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cegah Virus Corona, Hotel di Pekalongan Sediakan Wedang Empon-Empon

Suryono Sukarno

PEKALONGAN - Adanya warga negara Indonesia (WNI) yang positif terinfeksi virus corona jenis baru, Covid-19 menggugah semua orang untuk berlaku hidup bersih dan sehat. Beragam cara dicoba untuk menghindarkan diri dari virus yang pertama muncul di Wuhan, China tersebut. Dari mulai memakai masker, hand sanitizer hingga meneguk minuman empon-empon untuk menjaga stamina tubuh.

Untuk memberikan rasa aman dari serangan virus corona, sejumlah hotel di Pekalongan juga memberikan pelayanan ekstra bagi para tamunya. Seperti Hotel Horison Pekalongan yang menyediakan petugas khusus, tempat makan khusus, dan wedang empon empon atau rempah.

"Kami sudah lakukan langkah preventif, salah satunya dengan menyediakan hand sanitizer (antiseptik pembersih tangan) yang kami siapkan di lobi maupun di setiap lantai koridor," kata Manajer Hotel Horison Pekalongan, Verdian Try Yuniar, Kamis (5/3/2020). (Baca juga: Diyakini Bisa Cegah Corona, Empon-Empon Diserbu Warga Purwokerto)



Selain itu, Horison juga menyediakan minuman berupa wedang empon-empon sebagai welcome drink untuk menyambut kedatangan setiap tamu hotel. "Sebagaimana kita ketahui, wedang empon-empon ini cukup efektif untuk membantu menjaga kestabilan kondisi tubuh atau daya tahan tubuh agar," katanya.

Verdian menambahkan, pihaknya juga memastikan seluruh karyawan dalam melakukan pekerjaan selalu menjaga kebersihan. "Khususnya untuk room boy, dia memakai hand gloves (sarung tangan keamanan)," ujarnya.

Di Hotel Horison Pekalongan terdapat 52 pekerja asing dari Jepang yang menginap dalam waktu lama. Mereka selama ini kooperatif dan terus dipantau kondisinya. Menurutnya, semua itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan seluruh tamu maupun karyawan hotel. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk berkunjung maupun menginap di Hotel Horison.

"Kami menggaransi tempat kami ini aman, bersih, sehat, tidak ada masalah apalagi berkaitan dengan corona," kata Verdian.

Di Pekalongan ada beberapa hotel yang dihuni oleh pekerja asing. Jumlah mereka sekitar 300 orang dan selama ini menjadi pekerja di PLTU Batang. Mereka berasal dari Jepang, China, India, dan lainnya.



(amm)