alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Melihat Ketatnya Seleksi Pengawal Pilkada Serentak di Demak

Taufik Budi

DEMAK - Seleksi penyelenggara Pilkada Serentak 2020 di Demak berlangsung ketat. Untuk menjadi Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK), mereka harus lolos seleksi dan menyingkirkan ratusan pendaftar.

Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi menyampaikan, pengumuman rekrutmen anggota PPK mulai dilakukan pada Januari. Tak berselang lama, sebanyak 450-an orang menyampaikan berkas lamaran sebagai persyaratan adiministratif.

"Setelah dilakukan penelitian, hanya terdapat 399 orang yang dinyatakan lolos. Sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS," kata Bambang, Minggu (1/3/2020).



Komisioner KPU Demak Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM, Siti Ulfaati, menambahkan, 399 berlanjut ke tahap berikutnya yakni ujian tertulis dengan sistem Computer Asissted Test (CAT). Pada tahap ini, hanya 10 besar nilai tertinggi yang mendapatkan tiket untuk maju ke tes wawancara dan komputer.

"Bagi yang berhasil lolos tahap wawancara dan dua tahap tanggapan masyarakat, maka menjadi anggota PPK terpilih. Sebanyak 70 orang yang tersaring. Selanjutnya mereka menjadi kepanjangan tangan KPU melaksanakan setiap tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak 2020 di tingkat kecamatan," katanya.

Sebanyak 70 anggota PPK ini resmi dilantik, pada Sabtu, 29 Februari 2019. Mereka langsung mendapat tugas perdana berupa mengawal seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk 243 desa dan enam kelurahan di Demak.

"Total anggota PPS yang dibutuhkan adalah 747 orang. Nantinya di setiap desa dan kelurahan terdapat tiga orang PPS," kata perempuan berparas ayu tersebut.

Menurutnya, sesuai PKPU Nomor 16/2019 tentang tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, ditargetkan PPS terbentuk pada 22 Maret. Sehingga pada 23 Maret, mereka akan menjalankan tugas mengawal Pilkada.



(amm)