alexametrics

Gara-Gara Keringkan Jagung di Tungku, 7 Rumah di Pemalang Terbakar

Abdul Malik Mubarok
Gara-Gara Keringkan Jagung di Tungku, 7 Rumah di Pemalang Terbakar
Tujuh rumah di Dukuh Tlagar RT 9/RW 3 Desa Tlagasan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang ludes terbakar, Minggu (1/3/2020). FOTO/ISTIMEWA

PEMALANG - Tujuh rumah di Dukuh Tlagar RT 9/RW 3 Desa Tlagasan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang ludes terbakar, Minggu (1/3/2020). Penyebabnya diduga dari aktivitas mengeringkan jagung hasil panen dengan cara dipanggang di atas tungku.

Dari informasi di lapangan, kebakaran bermula ketika salah satu warga mengeringkan jagung hasil panen di dapurnya dengan cara dipanggang di atas tungku. Cara ini dipilih karena sekarang musim hujan, sehingga jagung sulit kering jika hanya dijemur di bawah sinar matahari.

Ketika sedang memanggang jagung, pemilik rumah diduga pergi sebentar. Api di tungku diduga menyambar kulit jagung dan kemudian membesar. Api lalu merembet ke bagian rumah lain dan rumah-rumah tetangga. Akibatnya, tak kurang dari tujuh rumah yang ludes terbakar. Masing-masing milik Wahyani, Muhardi, Aeni, Dikron, Mabrub, Masof, dan Yasip. Adapun rumah lain yang terdampak adalah milik Hadi, Sudin, Casno, Rojak, dan Tarno.



Tidak ada korban dalam kebakaran ini, tapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan, uang tunai sebesar Rp50 juta yang akan digunakan untuk membangun rumah juga ikut hangus terbakar.

Kepala Desa Tlagasana, M Ridwan mengatakan, dirinya langsung melaporkan kejadian itu ke kecamatan tak lama setelah kebakaran. Dia juga ikut bahu-membahu memadamkan api bersama warga.

"Saya mengimbau kepada masyarakat Desa Tlagasana untuk menjadi ini sebagai pelajar. Ketika meninggalkan rumah harus dipastikan dapur dalam keadaan benar-benar tidak ada api yang menyala," kata Ridwan, Minggu (1/3/2020).



(amm)