alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hilang Kendali, Mobil Nyangkut di Pagar Kantor Pegadaian Sragen

Joko Piroso

SRAGEN - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Sragen. Sebuah mobil hilang kendali hingga menabrak dua pengendara motor saat melintas di persimpangan palang kereta api Jalan Veteran, Sragen. Mobil sempat menabrak petugas polisi, sebelum akhirnya menabrak pagar pembatas jalan dan akhirnya menabrak pagar Kantor Pegadaian Sragen.

Peristiwa ini terjadi pukul 07.00 WIB. Isuzu Panther nopol B-8855-TQ yang dikemudikan oleh Sudar (49), warga Ngledok, Kelurahan Sragen Tengah, Kecamatan Sragen Kota, melaju dari arah selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil mendadak hilang kendali usai melintas rel kereta api.

Mobil sempat menabrak seorang pengendara motor, menggasak pembatas jalan hingga masuk jalur berlawanan, lalu menabrak seorang pengendara motor lagi. Mobil terus melaju hingga menabrak seorang polisi dan baru berhenti usai menabrak pagar kantor Pegadaian Sragen. Posisi mobil berada di atas pagar, sementara sebuah sepeda motor berada di bawah mobil tersebut.



Kasatlantas Polres Sragen AKP Sugiyanto mengatakan, kecelakaan ini terjadi dari kesalahan pengemudi Panther. Pengemudi diduga panik hingga gagal mengendalikan kendaraannya. "Menurut keterangan pengemudi, dirinya memang baru belajar menyetir. Saat melintas rel, dia panik. Mau injak rem keliru injak gas. Akhirnya mobil melaju tidak terkendali," kata Sugiyanto, Rabu (5/2/2020).

Atas kejadian tersebut, korban laka yakni Joko Haryadi (49), warga Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, selamat tanpa mengalami luka. Sementara dua korban lain yakni Rani Irawati (41), warga Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo serta anggota satuan Sabhara Polres Sragen, Andika Ponco (34), dilarikan ke RS Mardi Lestari, akibat menderita luka cukup serius.

Anggota polisi yang ditabrak, lanjut Sugiyanto, sedang melaksanakan tugas pengamanan lalu lintas, yang rutin dilakukan oleh Polres Sragen di titik-titik rawan macet. "Kasus ini masih kami dalami. Saat ini pengemudi mobil sedang kami mintai keterangan di kantor," kata Sugiyanto.



(amm)