alexametrics

Malam Natal, Warga Blora Kebanjiran Setinggi 60 Cm

Taufik Budi
Malam Natal, Warga Blora Kebanjiran Setinggi 60 Cm
Permukiman warga Blora terendam banjir setinggi 60 sentimeter setelah hujan deras mengguyur, Senin (24/12/2018) malam. FOTO/iNews/TAUFIK BUDI

BLORA - Permukiman warga Blora terendam banjir setinggi 60 sentimeter setelah hujan deras mengguyur, Senin (24/12/2018) malam. Akibatnya, aktivitas warga yang hendak merayakan Natal terganggung karena harus menerobos genangan air bercampur lumpur.

Banjir melanda rumah-rumah warga di Desa Pelem, Kecamatan Blora. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Jepon dan Blora mengakibatkan sungai di Desa Pelem tidak mampu menahan debit air. Dalam waktu singkat air melimpas hingga masuk ke permukiman.

"Banjir bermula dari hujan dengan intensitas lebat dengan durasi yang lama hingga mengakibatkan sungai tidak mampu menahan debit air hujan. Banjir ketinggian bervariasi antara 50-60 sentimeter," kata Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Tri, Senin (24/12/2018) malam.



Banjir merendam rumah-rumah warga di RW 1-4. Warga pun harus bergerak cepat untuk menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi agar tak terendam atau terbawa banjir. Petugas BPBD diterjunkan ke lokasi untuk memantau sekaligus membantu korban banjir.

"Untuk saat ini kondisi banjir sudah mulai surut. Masyarakat membersihkan rumah swadaya mandiri dan lalu lintas normal. Tidak ada korban jiwa," katanya.

Plt Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Blora Free Bayu Alamanda menambahkan, warga yang tinggal di sekitar sungai untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim hujan saat ini. Selain itu, intensitas hujan yang terus meningkat juga berpotensi mengakibatkan lngsor di daerah perbukitan.

"Warga perlu mewaspadai potensi genangan banjir perkotaan,banjir bandang, banjir luapan Bengawan Solo. Termasuk ancaman longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor," katanya.



(AMM)