alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sambut Muktamar, MDMC Gelar Pertemuan Penanggulangan Kebencanaan

Priyo Setyawan

YOGYAKARTA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembanga Penaggulanan Bencana Muhammadiyah akan menggelar Pertemuan Ilmiah Muhammadiyah (PIM) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Universitas Muhammaiya Yogyakarta (UMY), Kamis-Minggu (30/1/2020-2/2/2020).

Kegiatan ini sebagai gerakan pengurangan risiko bencana sekaligus dalam rangkat menyambut Muktamar Muhammadiyah ke 48, di Solo, Jawa Tengah, 1-5 Juli 2020.

PIM 2020 akan mengusung ‘Menguatkan Sumber Daya Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas dan Teknologi Kebencanaan dalam rangka
Memajukan Indonesia, sedangkan tema Rakernas ‘Gerakan Pengurangan Risiko Bencana, Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta’



Sebanyak 500 peserta diperkirakan akan mengikuti acara tersebut. Mereka berasal dari praktisi akademisi, anggota MDMC di seluruh Indonesia, Rumah Sakit Muhammadiyah, dan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Ketua MDMC, Budi Setiawan mengatakan PIM kebencanaan mengangendakan stadium general dan lima pembahasan, yaitu satuan pendidikan aman bencana (SPAB), rumah sakit aman bencana (RSAB), masyarakat tanggung bencana (Mastana), Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik bencana dan dampak perubahan iklim terhadap lingkungan.

“Beberapa tokoh penting di bidang kebencanaan direncanakan akan mengisi acara tersebut di antaranya Mantan Kepala BNPB Prof Syamsul Ma’arif, Ahli Kebencanaan UGM Prof Teuku Faisal Fathoni dan Ahli Kebencanaan UMY sekaligus wakil ketua MDMC Rahmawati Husein,” kata Budi di UMY, Rabu (29/1/2020).

Wakil Ketua MDMC, Rahmawati Husein menambahkan MDMC bukan hanya lembaga respon, tapi merupakan lembaga kesiapsiagaan dan pengurangan
resiko bencana secara keseluruhan serta pemulihan pasca bencana. Untuk itu dalam Rakenas MDMC akan membahas program-program secara nasional dan merumuskan program apa yang akan dilakukan di Muktamar Muhammadiyah 2020 serta pencapaian dan pembelajaran program kebencanaan.

“Rangkaian acara ini diharapkan mengali bahan-bahan pembelajaran yang akan menjadi dsar pengembangan dasar bagi pengembangan sistem dan program kebencanan Muhammadiyah 2020-2025 dalam forum MuktamarMuhammadiyah 2020,” jelasnya.



(nun)