alexametrics

Warung Penyetan di Berbah Sleman Dibakar Orang Taka Dikenal

Priyo Setyawan
Warung Penyetan di Berbah Sleman Dibakar Orang Taka Dikenal
Kondisi warung makan penyetan di Sentono, Jogotirto, Berbah yang terbakar, Kamis (16/1/2020). FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN

SLEMAN - Warung makan penyetan di Sentono, Jogotirto, Berbah, Sleman diduga dibakar oleh orang tidak dikenal, Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 04.10 WIB. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motifnya.

Pemilik warung, Hanif Cahyo Nugroho (23) mengatakan, sebelum kebakaraan sekitar pukul 04.00 WIB dirinya pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Saat berada di dalam kamar mandi itu dia mendengar suara motor King lewat. Tak lama kemudian dia mendengar suara motor jenis matic berhenti di depan warung.

Hanif awalnya mengira itu ojek online yang akan mengambil makanan, sehingga berteriak tunggu sebentar. Namun dia malah mendengar suara kaca warung pecah, sehingga bergegas keluar dari kamar mandi untuk mengecek. Saat keluar kamar mandi, Hanif sudah melihat api membakar dapur dan atap yang berada di depan warung.



"Karena panik, berteriak minta tolong sambil melepas regulator gas dan mengeluarkan sepeda motor," kata Hanif, Kamis (16/1/2020).

Warga yang mendengar teriakan itu kemudian datang ke lokasi kejadian dan langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api pun segera bisa dipadamkan, sehingga tidak membakar seluruh warung. "Api hanya membakar bagian depan warung, karena bisa segera dipadamkan. Tidak sampai ke dalam warung," katanya.

Hanif tidak mengetahui pasti mengapa ada yang membakar warung kuliner penyetannya. Sebab selama ini dia merasa tidak mempunyai masalah dengan orang lain. Sehingga tidak menyangka warung penyetan yang dirintis oleh orang tunya sejak enam bulan lalu ini dibakar oleh orang tidak dikenal. "Saya tidak punya masalah dengan orang lain, saya dan keluarga tinggal di sini baru enam bulan. Sebelumnya saya tinggal di Klaten," katanya.

Kapolsek Berbah Kompol Agus Zaenudin mengatakan, karena masih proses penyelidikan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara detail untuk kasus ini. "Masih kita dalami penyebab kebakaran warung ini," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Berbah, Iptu Eko Udi menambahkan, proses penyelidikan di antaranya dengan meminta keterangan pemilik warung, olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan data yang berhubungan dengan kasus ini. Sejumlah barang bukti berupa bekas botol plastik yang terbakar menempel di atas meja dan menempel di kayu juga sudah diamankan. "Barang bukti sudah kita amankan, kita masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran ini," katanya.



(AMM)