alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Begini Cara Membuat Ayam Goreng Tetap Terasa Renyah

Diana Rafikasari

JAKARTA - Fried chicken atau ayam goreng merupakan makanan populer di Indonesia. Sajian ini berupa ayam yang dibalur dengan tepung kriuk dan krispi yang telah diberi bumbu penyedap dan rempah-rempah, kemudian digoreng dengan minyak panas.

Renyahnya kulit ayam ini memang jadi primadona banyak orang. Sayang, saat disimpan di dalam kulkas untuk dimakan di lain waktu, ayam tidak lagi renyah. Bahkan setelah digoreng kembali, kerenyahan ayam tersebut tetap hilang dan ayam justru menjadi lembek.

Bagi pemula, ini menjadi masalah yang merisaukan. Tapi, tak perlu khawatir. Ada cara untuk mengembalikan kerenyahan ayam seperti semula. Berikut tipsnya seperti dikutip Endeustv.



1. Gunakan Oven
Panaskan oven di suhu 1900 derajat celcius terlebih dahulu. Sebelum ayam di masukkan dan dipanaskan, pastikan ayam sudah bersuhu ruangan, alias tidak terlalu dingin atau panas. Jika Anda mengeluarkannya dari kulkas, diamkan sebentar sampai ayam tersebut menjadi normal suhunya. Masukkan ayam tersebut dan tunggu selama 10-30 menit. Semakin tebal kulit, maka diperlukan waktu yang lebih lama untuk memanaskannya. Misalnya saja antara sayap dengan paha atas, jauh lebih lama memanaskan paha atas.

2. Goreng Kembali
Cara kedua adalah dengan menggorengnya kembali dengan merendam di minyak panas alias deep fry. Deep fry merupakan teknik memasak yang menggunakan minyak panas yang cukup banyak, sehingga makanan yang akan digoreng bisa terendam sepenuhnya. Goreng ayam selama kurang lebih 3-5 menit hingga warnanya keemasan, bukan coklat gosong. Sebelum menggorengnya, sama seperti cara sebelumnya, pastikan bahwa ayam sudah mencapai suhu ruangan. Menggoreng ayam yang dingin akan menyebabkan tekstur ayam menjadi lembek.

Setelah digoreng, jangan lupa untuk tiriskan ayam dan tunggu hingga minyak sisa habis. Jangan gunakan tisu untuk mengeringkan karena akan membuatnya lembab.

3. Hindari Memanaskan Dalam Microwave
Hindari memanaskan ayam dengan menggunakan microwave karena akan membuat tekstur kulit ayam tetap lunak ketika sudah dikeluarkan. Meskipun ayamnya panas, hasilnya akan sama seperti ketika Anda menggoreng di wajan dengan minyak sedikit.



(nun)