alexametrics

Cegah Terbakar di Jalan Tol, Bus Harus Layak Operasi

Taufik Budi, Ahmad Antoni
Cegah Terbakar di Jalan Tol, Bus Harus Layak Operasi
Kondisi bus Kramat Jati, PJT, dan Innova pasca kecelakaan beruntun di GT Kalikangkung Semarang, Sabtu (28/12/2019). FOTO/DOK.JSB

SEMARANG - Dua unit bus yang terbakar hebat di Gerbang Tol Kalikangkung Kota Semarang Jawa Tengah, menjadi catatan buruk dalam moda transportasi angkutan darat. Meski tak ada korban jiwa, tapi peristiwa itu mengakibatkan tiga orang terluka.

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), operator Tol Semarang-Batang, mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengusaha angkutan umum maupun kendaraan pribadi untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan.

"Kendaraan yang tidak layak operasi akan berakibat fatal dalam perjalanan dan merugikan pengguna jalan lainnya, seperti kasus rem blong yang tidak berfungsi maksimal dalam kejadian ini," kata Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), Arie Irianto, Sabtu (28/12/2019).



Sebelumnya diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 Jalan Tol Batang-Semarang. Tabrakan terjadi Sabtu (28/12/2019) pukul 20.10 WIB, yang melibatkan tiga kendaraan yakni bus Kramat Jati bernopol B 7450 TGA, bus PO PPJ bernopol K 1422 BL, dan mobil Toyota Innova H 732 UK.

Kecelakaan dipicu oleh bus Kramatd Jati yang mengalami rem blong sehingga hilang kendali dan menabrak bagian belakang bus PJT (PPJ) yang ada di depannya. Bus PPJ saat itu sedang melakukan transaksi (tapping) di akses masuk (entrance) Gardu No 13 GT Kalikangkung.

Bus PJT (PPJ) kemudian terdorong hingga oleng ke kanan dan menabrak water barrier serta kendaraan Toyota Innova hingga masuk parit. Kecelakaan ini mengakibatkan dua bus tersebut terbakar.

"Kepada pengguna jalan untuk beristirahat jika lelah ataupun mengantuk dengan memanfaatkan rest area, terutama bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan panjang," katanya.



(amm)