alexametrics

Ditinggal Ibunya, Bocah 4 Tahun Hanyut di Saluran Irigasi

Ahmad Antoni
Ditinggal Ibunya, Bocah 4 Tahun Hanyut di Saluran Irigasi
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad korban yang hanyut di saluran irigasi selebar 1 meter. Foto Dok Basarnas Jateng

WONOSOBO - Arsa Zidan Ikmala (4) bocah asal Gedangan Desa Tumenggungan Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo yang hanyut di saluran irigasi selebar 1 meter, Sabtu (21/12/2019) Pukul 16.00 WIB, berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban tim SAR gabungan temukan pada 1 km arah barat dari lokasi awal kejadian. Korban ditemukan masih di saluran irigasi yang sudah mengering dalam keadaan meninggal dunia" ungkap Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi.

Musibah terjadi pada Rabu (18/12/19) pukul 16.30 WIB, ketika Zidan bersama Ibunya membersihkan diri dengan mencuci tangan dan kaki di saluran irigasi yang berada di samping rumah. Saat kejadian korban ditinggal sebentar oleh sang ibu untuk masuk kerumah dan ketika sang ibu keluar, bocah tersebut sudah tidak ada di tempat .



Diduga korban terpeleset masuk ke dalam saluran irigasi dan terbawa arus karena pada saat kejadian hujan turun cukup deras dan memenuhi saluran irigasi tersebut.

Berdasarkan informasi tersebut Kepala Basarnas Jateng memperintahkan Koordinator Basarnas pos SAR Wonosobo, Heri Sunandar, memberangkatkan tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Pencarian pun akhirnya digelar oleh tim SAR gabungan.

"Aliran saluran irigasi terbagi 3 arah Utara, Timur dan Barat. 3 hari sebelumnya tim SAR gabungan fokus ke arah Utara dan Timur yang aliaran deras namun tidak membuahkan hasil. Untuk pencarian hari ke-4 (hari ini) difokuskan kearah Barat, akhirnya Zidan berhasil kami temukan dibelakang Ponpes Alawiyah dalam posisi terpapar di saluran yang kering dalam keadaan meninggal dunia" ungkap Heri.

"Setelah kami evakuasi, selanjutnya korban kami bawa ke rumah duka. Dengan ditemukannnya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup dan tim SAR gabungan kembali kesatunnya masing- masing" pungkasnya.



(nun)