alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Angin Ribut di Klaten, Seorang Anak Meninggal Tertimpa Pohon

Ary Wahyu Wibowo

KLATEN - Bencana angin ribut menelan satu korban jiwa dan empat lainnya luka luka terjadi di Kabupaten Klaten, Rabu (11/12/2019). Seorang anak bernama Alifa Azahra Awinda Putri,6, meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Troso Karanganom.

Sedangkan kedua orangtuanya mengalami luka luka dan harus dirawat di rumah sakit. Sebelum kejadian, para korban tengah berboncengan naik sepeda motor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sip Anwar mengatakan, bencana angin ribut terjadi sekitar pukul 13.55 WIB. Kala itu, korban bersama ayahnya, Sahawi, dan ibunya, Tri Sundari berboncengan naik sepeda motor. Keluarga yang beralamatkan di Jungkare, Kecamatan Karanganom, Klaten ini hendak ke Terminal Penggung. “Ketika di lokasi kejadian, turun hujan dan angin. Kemudian ada pohon yang tumbang,” kata Sip Anwar saat dihubungi SINDOnews, Rabu (11/12/2019).



Pohon yang tumbang lalu mengenai keluarga yang tengah berboncengan naik sepeda motor tersebut. Azahra Awinda Putri meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala. Korban meninggal dibawa ke Puskesmas Karanganom. Demikian pula ibunya, Tri Sundari yang mengalami luka juga dibawa ke Puskesmas Karanganom. Sementara, ayahnya, Sahawi Di bawa ke Rumah Sakit (RS) Islam untuk mendapatkan perawatan medis.

Tercatat bencana angin ribut melanda lima kecamatan di Kabupaten Klaten. Puluhan pohon dilaporkan tumbang menutup akses jalan dan menimpa beberapa rumah. Selain itu, atap rumah warga juga rusak ringan karena tersapu angin. Bencana angin ribut terjadi di Kecamatan Jatinom, Kecamatan Klaten Utara. Sedang di Kecamatan Trucuk pohon tumbang menimpa Penggergajian kayu milik Bani Wanglu.

Dua orang mengalami luka ringan yang kebetulan tengah berteduh, yakni Yudi Syuro, dan Wagiyem. Kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Trucuk dan diperkenankan pulang. Angin ribut mengakibatkan pohon tumbang juga terjadi Kecamatan Delanggu, dan Kecamatan Polanharjo.

“Pembersihan pohon tumbang kami prioritaskan di jalan agar tidak mengganggu arus lalulintas. Sedangkan yang di pekarangan warga ada yang belum dibersihkan karena keterbatasan personil dan waktu,” imbuhnya.



(nun)